Kamis, 13 April 2017

Makanan Dan Buah Cacar Air Dan Jawaban Apakah Penderita Cacar Air Boleh Mandi Dan Kena Kipas Angin ?

Penderita Cacar Air Boleh Mandi?-Pada Artikel kali ini akan membahas tentang orang yang terjangkit penyakit Cacar Air Boleh Mandi dan tidaknya. Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh Virus varicella zoster. Biasanya penyakit tersebut menyerang anak-anak, namun tidak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa pun bisa terkena penyakit ini juga. Penyakit ini biasanya diawali dengan demam dan rasa lemas pada seluruh badan. Dan beberapa mitos meyebutkan bahwa penyakit ini hanya dialami 1 kali selama hidup.

ApaMakanan Dan Buah Cacar Air Dan Jawaban Apakah Penderita Cacar Air Boleh Mandi Dan Kena Kipas Angin ?

Gejala pada penyakit ini suhu badan penderita cacar air anak menjadi panas yang diatas normal. Dilihat dari keadaan fisiknya penyakit ini ditandai dengan adanya banyak bentolan kecil-kecil mengandung air yang banyak berwarna kemerahan pada kulit. Namun jangan hawatir penyakit ini tidak berbahanya atau menyebabkan komplikasi. Untuk itu kiranya perlu dibahasa dalam artikel ini tentang seseorang yang terjangkit penyakit Cacar Air Boleh Mandi atau bagaimana seharusnya.

Makanan Dan Buah Cacar Air Dan Jawaban Apakah Penderita Cacar Air Boleh Mandi Dan Kena Kipas Angin ?

Penderita Cacar Air Boleh Mandi Dengan Prosedur Tertentu

Untuk menyembuhkan cacar air yang menjangkit tubuh Anda, tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk melakukan berbagai pengobatan medis. Karena masih banyak jalan pengobatan lain dengan cara Alami yang masih bisa di tempuh. Untuk menyembuhkan cacar air ini, diterapkan dengan cara alami tentu selain biayanya yang terjangkau juga tidak ada efek sampingnya. Keamanan tersebut terjamin jika di bandingkan dengan penggunaan obat kimia lainnya.

Salah satu dari benyaknya pengobatan Alami tersebut adalah dengan mandi. Banyak para penderita cacar air yang takut mandi. Sebab mereka khawatir jika penyakitnya semakin parah dan semakin menyebar luas, bahkan bisa sampai tak sembuh-sembuh. Pemahaman yang seperti itu sebanrnya adalah salah, karena jusatu dengan mandi badan akan terbersihkan dari kuman penyeban penyakit. Makanya dalam artikel ini diuraikan tentang kebenaran bahwa penderita Cacar Air Boleh Mandi, naum tetap dengan prosedur khusus.
  1. Mandi dengan Menggunakan Air yang Hangat
    Salah satu mandi yang dianjurkan ketika terkena penyakit cacar adalah mandi dengan Air hangat. Hal ini dilakukan ketika masih mengalami demam, maka gunakanlah air hangat tersebut. Air hangat tersebut bertujuan agar tubuh penderita tidak menggigil karena perbedaan suhu tubuh dan suhu air yang tak jauh. Sebab perbedaan suhu yang sangat tajam malah akan membahayakan kesehatan bagi penderita.
    Selain alas an tersebut memang sebenarnya bagi beberapa orang, air hangat juga bermanfaat mengurangi rasa gatal-gatal yang biasanya menyertai cacar air. Sedangkan untuk tambahannya beberapa dokter mengajurkan menambahkan satu gelas baking soda ke dalam air di bak mandi, lalu digunakan untuk mandi. Hal ini di nilai sangat berkhasiat untuk menyembuhkan cacar Air.
  2. Mandi dengan Secara Perlahan-lahan
    Anjuran selanjutnya adalah dengan mandi secara berlahan-lahan. Hal ini merupakan salah satu prinsip perawatan cacar air. Maksudnya adalah untuk menjaga gelembung cairan (lepuhan) cacar air pada kulit agar tidak pecah. Sebab jika gelembung-gelembung tersebut pecah (bukan kempes dengan sendirinya), maka akan meninggalkan bekas luka parut atau bekas yang nyata ketika sembuh. Selain itu juga risiko tingginya dapat terjadinya infeksi skunder karena bakteri yang masuk melalui luka tersebut.
    Maka dari itu ketika pada saat mandi hindari dengan menggunakan sponge bath, sebab hal tersebut dikhawatirkan akan membuat lepuhan cacar air menjadi pecah. Sehingga penderita hanya boleh menggunakan tangan secara perlahan dan lembut saat memandikan badan. Bahkan jangan sampai menggaruk kulit yang gatal apalagi sampai menjadi luka, karena akibatnya bisa fatal.
  3. Ketika Mandi Gunakanlah Sabun Cair Yang Biasanya Untuk Bayi
    Melanjutkan dari anjuran yang di atas yaitu mandinya orang penderita cacar air itu harus menggunakan sabun yang lembut. Misalkan bisa menggunakan sabun cair yang biasanya digunakan untuk memandikan bayi (Cusson Baby). Hal ini untuk menghindari perlakuan kasar terhadap kulit yang sedang sensitive. Maka dari itu hindarilah menggunakan sabun antiseptic yang biasanya begitu keras efeknya terhadap kulit.
  4. Setelah Mandi Gunakan Handuk yang Lembut
    Saran yang selanjutnya dalah mengunakan handuk yang lembut. Hal ini juga merupakan atas dasar prinsip di atas tersebut tentunya. Keringkan badan setelah mandi secara perlahan dengan menempelkan secara ringan, jangan sampai melakukan peenggosokan atau menekan kuat pada kulit yang terkena cacar. Perlu penjadi catatan penting bahwa pemakaian handuk tidak boleh bersama-sama karena bisa menular ke orang lain.
  5. Kurangi Mandi dengan Cukup Satu Kali dalam Sehari
    Jika dalam keadaan sehat anda mandi sehari 3 kali. Maka ketika terkena penyakit cacar Anda harus menguranginya, dan hanya mandi 1 sampai 2 kali saja. Karena jika terlalu sering mandi akan dikhawatirkan gelembung cairan cacar air menjadi lebih mudah untuk pecah. Jika hal tersebut terjadi maka akan menimbulkan masalah baru yaitu cacar akan merata. Untuk waktunya silahkan di tentukan sendiri mau mandi pagi hari, siang hari, atau sore hari.
Semua hal diatas yang di kerjakan oleh Penderita Cacar Air Boleh Mandi tentunya sesuai dengan anjuran dokter. Karena terkadang ada beberapa penderita cacar air yang tidak boleh untuk mandi. Memang ada beberapa factor yang menyebabkan orang yang terkena cacar air tidak boleh mandi.

Penderita Cacar Air Boleh Mandi Adalah Larangan Keras

Berbicara tentang Penderita Cacar Air Boleh Mandi telah dibahas tuntas di pembahasan sebelumnya. Namun perlu diketahui bahwa walaupun penderita diperbolehkan untuk mandi tapi beberapa larangan juga yang tidak di perbolehkan. Hal ini biasanya terjadi terhadap beberapa orang yang memiliki penyakit yang lainnya selain cacar. Karena jika hal ini dilanggar juga akan terjadi sesuatu yang fatal.

Larangan penderita cacar air yang dilarang mandi diantaranya salah satunya yaitu menderita penyakit komplikasi. Penyakit komplikasi tersebut yang menyebabkan untuk harus terhindar dari air. Misalkan orang yang ketika terkena penyakit cacar air dia juga memiliki penyakit alergi terhadap air. Maka orang tersebut tidak boleh memakai air selama terjangkit penyakit cacar. Seperti itulah Penderita Cacar Air Boleh Mandi yang menjadi suatu larangan.

Selain komplikasi yaitu penderita cacar air yang sudah sangat parah sekali. Parah dalam artian ini yaitu banyak dari gelembung-gelembung cacar air tersebut yang pecah-pecah. Sehingga airnya keluar dan membentuk lubang-lubang bekas cacar tersebut. Jika ketika basah air dari gelembungnya tersebut keluar maka jangan di mandikan terlebih dahulu. Sebab hal tersebut akan memeperparah keadaan. Cacar air akan meyebar menjadi semakin banyak dan merata dibandingkan sebelumnya.

Apakah penderita cacar air boleh kena kipas angin?

Menurut seorang dokter menjawab yang ada di meetdoctor tidak apa apa, namun menurut sebagiannya mengatakan tidak boleh sebab cacar ditimbulkan oleh virus dan bisa menular ke yang lain.

Makanan Dan Buah yang bagus untuk Cacar Air

Disini akan kami bahas buah dan makanan yang baik buat orang cacar, nah lihat ulasannya.

Makanan Untuk Cacar Air

Ya, ini hanya sebagian makanan yang bagus buat cacar air,
  1. Pertama Telur
    Telur tidak hanya menjadi salah satu makanan yang mengandung protein yang tinggi namun bisa membantu membentuk otot. Telur pun termasuk di dalam makanan bagus untuk para penderita cacar air sebab mampu meningkatkan sistem imun tubuh. Tak hanya protein, ada segudang vitamin juga di dalam telur.
    Tapi, paling penting adalah vitamin D nyadi mana segala penyakit dapat atasi oleh telur ini. Baiknya lagi, telur adalah makanan yang bisa membuat sirkulasi darah lebih lancar. Asalkan dimakan dalam takaran yang batas wajar dan tidak berlebihan, segala efek baik akan dapat diberikan kepada tubuh penderita cacar air.
  2. Kedua Yogurt
    Penderita cacar air tidak boleh makan yang keras-keras, tentu mengonsumsi yogurt akan baik. Ada banyak jenis makanan yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh, namun banyak dari makanan tersebut bertekstur keras sehingga tidaklah dianjurkan. Yogurt juga adalah jenis makanan baik yang mengandung bakteri baik sehingga mampu melancarkan sistem pencernaan tubuh di perut.
  3. Ketiga Kelapa
    Baik itu buah kelapa muda maupun minyak kelapa, soalnuy dari semua yang bsia dimanfaatkan sangat baik untuk makanaan pasien cacar air. Kandungan pada mkelapa ada asam lauric yang akan bisan mendatangkan proses perubahan menjadi monolaurin. Monolaurin sendiri mungkin masih agak asing bagi kita; yakni komponen yang ada pada air susu sehingga dapat menjaga serta menambah kekebalan tubuh bayi.
  4. Ketiga Ubi Jalar
    Pada Sistem kekebalan tubuh yang menurun dan menderita cacar air, ubi jalar bisa masuk ke dalam makanan harian yang bagus. menjaga tubuh kita dari serangan berbagai virus dan bakteri, tentu ubi jalar yang anda direbus akan sangat baik. Namun tidak boleh digoreng maupun buat kolak.
  5. Keempat Sup Ayam
    Bila ingin cepat sembuh, menu sup ayam bisa bunda masukkan ke makanan yang dikonsumsi penderita cacar air. Sup ayam hangat adalah menu tepat bahkan untuk yang menderita flu serta demam. Semangkuk sup ayam setiap hari selama mengalami cacar air bakal sangat membantu dalam menormalkan kembali daya tahan tubuh yang sempat turun.

Buah Yang Bagus Untuk Cacar Air

Ya, disini akan dibahas buah untuk cacar air
  1. Pertama Buah Beri
    Raspberry dan juga blueberry ialah pilihan buah beri paling baik untuk dikonsumsi saat caca air belum kering dan hilang. karna di dalam buah tersebut ada kandungan antioksidan.
    antioksidan di buah ini adalah adalah temem sistem kekebalan tubuh lebih kuat secara sempurna dan natural. Tanpa efek samping, kedua buah beri tersebut akan memulihkan kondisi penderita cacar air dalam waktu yang singkat. Kadar gula di dalam blueberry pun termasuk rendah sehingga tak perlu takut akan kadar gula darah naik.
  2. Kedua Lemon
    Untuk penderita cacar air, bila ingin kesembuhan lebih cepat, dianjurkan untuk mengonsumsi buah-buahan mislnya buah jeruk. Dan itu maksudnya lemon pun bisa jadi pilihan bagi nada yang terkena cacar air sebeb buah segar satu ini bisa menaikkan sistem imun tubuh penderita cacar air dengan cepat. Memakan bagian dagingnya akan memenuhi asupan vitamin C sehingga segala penyakit menyerang tubuh anda dapat dicegahnya.
  3. Ketiga Tomat
    Ini adalah jenis buah atau sayur cacar air ini cocok anda konsumsi., tomat juga adalah sayur mengandung banyak air sehingga sangat bagus dalam menambah asupan cairan tubuh. Saat asupan cairan dipenuhi, otomatis penderita cacar air juga akan merasa lebih baik. Konsumsi dengan menjadikannya sup atau memakannya langsung dan bisa dijus tanpa campuran gula.
  4. Buah Semangka
    Buah semanggka juga kaya air dan s salah satu manfaatnya adalah penghancur lemak perut, semangka tidak diperbolehkan dikonsumsi banyak-banyak oleh penderita diabetes. Hanya saja khusus untuk memulihkan keadaan selama menderita cacar air, semangka perlu dikonsumsi rutin. Penderita cacar air perlu mengonsumsi buah dan sayur kaya air supaya tidak dehidrasi. Semangka dapat dijus atau dimakan langsung sesuai yang kami senangi.
  5. Buah Alpukat
    Alpukat mengandung vitamin B6 selain dari kandungan vitamin A, vitamin C dan vitamin B1. Buah ini sering dijadikan jus bila tak ingin memakannya langsung. Namun ingat bahwa penderita cacar air tidak boleh mengonsumsi produk susu sehingga hindari susu kental manis. Namun, sedikit gula agar terasa lebih manis. Baca lagi artikel obat gatal sebelumnya: Pencegahan Dan Cara Menyembuhkan Cacar Air Dengan Cepat Telah Teruji.

Makanan Pantangan Cacar Air

Selain makanan dianjurkan kan juga menghindari beberapa hal di bawah in:
  • Makanan lemak trans dan lemak jenuh tinggi.
  • Makanan yang punya kandungan arginin tinggi, seperti biji-bijian, cokelat, dan kacang tanah.
  • Makanan pedas.
  • Makanan asam.
  • Junk food.
  • Makanan dan minuman produk susu olahan.
  • Roti dan segala makanan yang proses mencernanya berat.
  • Daging
  • Makanan mengandung sodium tinggi.
  • Yang cepat saji.
  • Makanan bertekstur keras dikunyah dan dicerna.
Demikianlah artikel yang dapat kami paparkan. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca khususnya penderita cacar air. Semoga cepat diberikan kesembuhan sehingga bisa sehat seperti semula. Untuk sembuh kalian sebenarnya hanya perlu kesabaran dan ketlatenan untuk mengatul pola hidup sehat dan bersih. Akhirnya demkian artikel tentang Cacar Air Boleh Mandi, dan sekian dari kami www.obatgatal2.com ,terimakasih.
Baca yuk

Apa Itu Pengertian, Ciri Dan Gejala Penyakit Herpes Kulit Simpleks dan Zoster

Apa Itu Pengertian Herpes ? -Penyakit Herpes pasti sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Cukup banyak masyarakat yang menderita herpes. Herpes merupakan infeksi virus yang menyebabkan infeksi kulit yang ditandai dengan adanya pelepuhan kecil pada area genital atau sekitar mulut. Yang menjadi masalah adalah herpes ini menyebabkan infeksi yang berulang dan pada dasarnya memang tidak ada obat yang bisa mematikan virusnya secara total namun yang bisa dilakukan adalah pengendalian terhadap gejala dan virusnya.

Jeni-jenis Penyakit Herpes

Penyakit Herpes pada dasarnya ada dua jenis yaitu herpes zoster dan herpes simpleks. Herpes sendiri memiliki ciri-ciri peradangan pada kulit disertai dengan adanya gelembung-gelembung kecil berisi air. Meskipun demikian banyak juga penderita herpes yang bahkan tidak mengalami gejala tersebut. Karena ia disebabkan virus, infeksi bisa terjadi secara berulang tanpa diketahui kapan akan menyerang kembali. Yang harus diwaspadai dari herpes ini adalah ia bersifat menular baik melalui kontak langsung dengan kulit, penggunaan bersamaan barang-barang pribadi, dan hubungan seksual.

Apa Itu Pengertian, Ciri Dan Gejala Penyakit Herpes Kulit Simpleks dan Zoster

Ciri Dan Gejala Penyakit Herpes Kulit

Setelah mengetahui pengertiannya, berikut adalah ciri-ciri serta gejala dari Penyakit Herpes yang berdasarkan jenis herpesnya:

  1. Herpes Zoster
    Herpes ini merupakan jenis herpes yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Yang menjadi ciri dari herpes zoster adalah adanya ruam pada bagian tubuh yang terinfeksi virus tersebut. Seperti yang telah disebutkan bahwa virus herpes tidak bisa dimatikan secara permanen dan akan tetap tinggal pada tubuh yakni pada bagian sistem saraf. Gejala lainnya selain ruam yakni rasa sakit pada sebagian tubuh, gatal, melepuh dan kemerahan. Gejala ini biasanya akan bertahan selama 2 hingga 3 minggu lamanya.
    Gejala serta ciri dari Penyakit Herpes ini biasanya menyerang daerah mulut, wajah, serta telinga. Gejala tersebut bisa dialami mereka yang sudah berusia lanjut ataupun bayi yang dibawah satu tahun yang sejatinya memiliki sistem imunitas tubuh yang lemah. Sama seperti jenis herpes lainnya, herpes zoster juga tidak bisa diobati dan tindakan yang dilakukan yakni untuk meredakan rasa sakit yang ditimbulkan, serta mencegah agar gejala tidak sering kambuh.
  2. Herpes Simpleks
    Herpes simpleks terbagi lagi kedalam dua jenis yakni tipe 1 dan tipe 2. Untuk herpes simpleks tipe 1 biasa disebut herpes oral. Kondisi yang terlihat pada tipe herpes ini biasanya dilihat sebagai demam. Infeksi biasanya terjadi diarea mulut, hidung, dan area didekatnya. Bisa dikatakan bahwa gejala yang ditimbulkan oleh virus herpes jenis ini tidak memerlukan tindakan khusus dan bisa diobati oleh salep yang dijual bebas di apotik atau toko obat. Yang perlu diperhatikan adalah Penyakit Herpes simpleks tipe 1 ini bisa menular melalui hubungan seksual oral. Jadi, kontak langsung dengan mulut yang terkena virus bisa menyebarkan virus.
    Untuk jenis herpes simpleks tipe 2 disebut juga herpes genital yang disebabkan oleh virus herpes tipe 2. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini meliputi sensasi gatal, panas, demam, serta gejala yang menyerupai flu. Virus herpes tipe 2 ini bisa menular melalui hubungan seksual. Perpindahan virus biasanya tidak disadari oleh pembawa virus maupun orang yang ditulari. Perpindahan tersebut bahkan kadang tidak diiringi dengan gejala-gejala. Biasanya dokter menganjurkan untuk memakai kondom saat berhubungan seksual dan tidak melakukan hubungan sama sekali ketika infeksi sedang kambuh.

Gejala Penyakit Herpes

Gejala-gejala yang timbul pada penderita Penyakit Herpes bisa saja berulang saat kambuh. Sehingga dibutuhkan tindakan pencegahan yang dapat mengontrol agar frekuensi kambuh bisa ditekan seperti:
  • Stress
    Stres ini bisa meliputi stres secara emosi maupun fisik. Stres emosi yaitu jenis stres yang disebabkan hal-hal yang bersifat emosional seperti adanya tekanan batin, terlalu banyak pikiran, rasa khawatir berlebihan dan sebagainya. Sedangkan stres fisik biasanya disebabkan oleh aktifitas fisik yang berlebihan seperti olahraga atau kerja yang terlalu berat.
  • Aktifitas seksual
    Aktifitas seksual bisa menyebabkan kambuhnya gejala herpes. Virus bisa kembali bangkit atau aktif bila penderita melakukan aktifitas seksual terutama bila sering berganti pasangan.
  • Demam
    Penderita harus menjaga kestabilan tubuhnya agar tetap sehat. Sehingga jika penderita mengalami demam maka suhu tinggi pada tubuh bisa memicu virus herpes untuk aktif kembali. Begitupun jika penderita terlalu lama terpapar sinar matahari. Maka tubuh akan mengalami kenaikan suhu berlebih dan membangkitkan keaktifan virus herpes.
Selain beberapa hal tersebut, hal-hal lainnya yang mampu memicu kambuhnya Penyakit Herpes adalah konsumsi obat-obatan tertentu, wanita yang sedang mengalami haid, serta pasca operasi. Hal-hal yang menyebabkan kondisi tubuh tidak stabil maka bisa saja memicu kambuhnya herpes. Inilah mengapa herpes merupakan a life-time disease atau penyakit seumur hidup karena ia bisa kambuh kapan saja bahkan tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu.

Trik Mencegah Penularan Penyakit Herpes

Mengingat tidak ada batasan khusus siapa saja yang bisa terserang virus herpes, maka jika seseorang didiagnosa dengan penyakit ini harus memiliki kesadaran untuk bisa lebih memperhatikan kondisinya sendiri dan juga untuk tidak menularkannya kepada orang lain:
  1. Praktek seks yang aman
    Kegiatan seks yang harus dilakukan oleh penderita Penyakit Herpes tentu saja haruslah secara aman dan sehat. Kategori aman dan sehat adalah dengan tidak bergonta ganti pasangan dan setia pada satu pasangan seks saja. Mengenai kondisi pribadi maka bisa diberikan penjelasan kepada pasangan. Melakukan kegiatan seks juga harus dilakukan dengan tidak berlebihan yang dapat menyebabkan luka atau gesekan pada daerah genital. Luka tersebut bisa memicu virus untuk masuk pada tubuh.
  2. Menjaga kebersihan pribadi
    Penderita harus lebih memperhatikan akan kebersihan pribadinya misalkan mencuci tangan setelah mencuci bagian tubuh yang terinfeksi (mengalami perlukaan). Jika penderita menyentuh bagian tubuh lain tanpa mencuci tangan sebelumnya maka bisa menularkan virus pada bagian tubuh lain yang tidak terinfeksi.
  3. Tidak bertukar peralatan dan pakaian pribadi
    Bagi anak-anak muda bertukar pakaian dan peralatan pribadi lainnya seperti handuk, lipstik, dan lain sebagainya adalah hal biasa untuk dilakukan. Namun jika hal ini dilakukan oleh penderita Penyakit Herpes maka ini bisa menyebabkan penularan virus. Baca lagi artikel obat gatal sebelumnya: Kumpulan Obat Penyakit Kulit Herpes Menahun Alami Dan Ampuh.
  4. Menjaga imunitas tubuh
    Imunitas tubuh memegang peranan penting dalam memerangi segala macam infeksi yang disebabkan virus. Maka bagi yang sehat sebaiknya menjaga imunitas tubuh dengan sebaik-baiknya agar tidak mudah terserang virus dan juga tidak mudah tertular virus. Untuk penderita, penting untuk menjaga imunitas agar tidak sering kambuh.

Penderita merasa herpes adalah penyakit yang membuat frustasi karena bisa kambuh kapanpun. Namun dengan penanganan yang tepat dari dokter, serta penerapan pola hidup sehat maka virus ini bisa dikontrol. Penderita herpes masih bisa menjalani hidup yang normal dan tidak mengganggu ketika virus terkontrol dengan baik sehingga kemunculan kambuhnya Penyakit Herpes ini bisa ditekan.Sekian aja dari kami www.obatgatal2.com , Insaallah jika anda berusa lebih baik akan sehat.
Baca yuk

Selasa, 11 Oktober 2016

Penyebab, Ciri Penyakit Cacar Dan Vaksin Cara Menghindarinya agar Tidak Menyebar ke Seluruh Tubuh

Penyakit cacar – Seperti telah kita ketahui bahwa penyakit cacar adalah salah satu jenis penyakit infeksi yang disebakan oleh virus. Karena penyebabnya virus inilah yang membuat cacar ini mudah menular dari orang ke orang terutama yang sering bertemu atau yang tinggal disekitarnya misal keluarga dalam satu rumah.

Bagaimana cacar berkembang? Cacar sendiri dapat berkembang dengan cepat dan gejalanya muncul dalam hitungan hari. Walaupun gejalanya bisa muncul dengan cepat sekali, penyakit ini bukanlah penyakit yang lama disembuhkan, dan bahkan jarang sekali terjadi penyakit cacar yang memakan waktu lama dalam penyembuhan.

Mengenal Penyebab, Ciri Penyakit Cacar Dan Vaksin Cara Menghindarinya agar Tidak Menyebar ke Seluruh Tubuh

Berikut akan kami sampaikan penyebab,ciri penyakit cacar dan vaksin cara menghindarinya.

Penyebab, Ciri Penyakit Cacar Dan Vaksin

Virus yang menyebabkan penyakit cacar dikenal dengan varicella zoster. Sebab pemicunya adalah virus, maka penyakit ini menjadi menular sehingga ketika ada kontak langsung dengan penderita, maka seseorang yang sehat pun bisa tertular. Bahkan, resiko orang-orang terdekat jadi tertular cacar bisa mencapai 90%. Seseorang yang terkena cacar tanpa sengaja memecahkan cacar dan cairanya menempel pada kulit kita, saat itulah virus menjadi menempel di kulit kita dan kita pun ikut terkena cacar. Itulah mengapa bisa saja menjadi penyebab cacar ketika kita sedang bersosialisai dengan orang lain maupun anggota keluarga kita yang terkena cacar.
Penyebab, Ciri Penyakit Cacar Dan Vaksin Cara Menghindarinya agar Tidak Menyebar ke Seluruh Tubuh

1. Ciri penyakit cacar

a) Munculnya bintik ruam merah pada sekujur tubuh.
Merupakan ciri utama dari penyakit cacar, yang biasanya memunculkan bintik – bintik atau ruam merah ini pada bagian tubuh seperti wajah, bagian belakang telinga, kulit kepala, lengan dan kaki. Pada beberapa kejadian cacar, bintik-bintik atau ruam merah ini yang hampir dapat muncul pada seluruh tubuh orang yang terkena cacar dan hingga akan muncul pada bagian rongga mulut, seperti lidah, gusi dan bibir. Namun bintik - bintik tadi tidak akan seperti bisul yang terjadi pada kulit.
b) Demam
Demam adalah gejala awal yang bisa muncul sebelum adanya bintik-bintik merah pada tubuh. Demam menandakan bahwa virus sedang dalam proses menginfeksi tubuh, dan daya tahan tubuh sedang bekerja untuk melawannya, sehingga muncullah demam. Demam yang dirasakan memang tidak terlalu parah tidak seperti kondisi demam atau tifus.
c) Mual
Demam yang disertai mual – mual juga merupakan salah satu gejala awal terjadinya penyakit cacar.
d) Kram dan pegal pada bagian otot – otot.
e) Sesak nafas.
f) Gatal – gatal
g) Muncul bintik kemerahan yang semakin lama berbentuk gelembung kemerahan bening
h) Mengalami dehidrasi
i) Flu ringan selama 2 sampai 3 hari
j) Terasa meriang, suhu demam dari 38° c (100.4 °F) atau lebih
k) Nyeri otot, sakit kepala, beberapa disertai batuk dan pilek
l) Kehilangan nafsu makan

Selain penyakit cacar ada lagi penyakit kulit yang sering kita dengar yaitu, kista nah berikut ini penjelasan Obat Herbal, Penyebab, Gejala Dan Ciri – Ciri Kista Rahim Serta Bahayanya.

2. Cara menghindari penyakit cacar Sebelum menyebar

a) Pengasingan atau isolasi
Memang sedikit kejam melakukan pengasingan terhadap orang yang terkena penyakit cacar. Ia harus sanat mengurangi untuk bertemu dengan orang-orang disekitarnya. Terutama jika penderita adalah anak – anak, maka sebaiknya anak tersebut tidak masuk sekolah untuk sementara. Sedangkan orang dewasa, maka harus libur bekerja. Karena kondisi mereka yang banyak bertemu dengan orag lain apalagi kontak yang erat maka potensi penularan akan sangat tinggi, lalu sampai kapan? tinggallah di rumah sampai lepuhan cacar mengempes atau pecah dengan sendirinya dan tertutup oleh keropeng atau lapisan kulit mati yang tebal. Dalam kondisi demikian, tubuh membutuhkan waktu sekitar 5 sampai 7 hari sejak ruam pertama muncul. Munculnya penyakit cacar pada anak ini seringkali dikarenakan faktor kebersihan yang kurang terjaga. Terkadang anak bermain yang kotor dengan banyak kuman yang tak terlihat. Jika didalam rumah ada yang terkena cacar, maka cara menghindari penyakit cacar yang tidak boleh diabaikan yaitu dengan rajin menyeka benda atau permukaan dengan larutan sterilisasi sebab pakaian penderita bisa menjadi sumber virus untuk menularkan infeksi.

b) Vaksinasi Penyakit Cacar
Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit cacar. Para ahli dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menyatakan bahwa vaksin bisa menjadi jalan untuk memberikan perlindungan lengkap untuk mengatasi virus dengan perkiraan sekitar 90%. Jika dalam kasus muncul bahwa vaksin tidak mampu memberikan perlindungan tersebut, maka paling tidak vaksin bisa menjadi jalan untuk meringankan gejala atau tingkat keparahan penyakit cacar. dan menghentikan cacar air bertambah banyak.

Vaksinasi dapat diberikan kepada balita, anak-anak dan orang dewasa yang memilki resiko tinggi dan hidup dengan anak-anak, seperti guru atau orang dewasa lainnya. Orang dewasa yang belum pernah menderita cacar atau divaksinasi biasanya menerima dua dosis vaksin, dengan interval 4 sampai 8 minggu. Untuk individu yang belum punya kekebalan terhadap VVZ, pencegahan bisa dilakukan dengan menghindari kontak dengan individu yang terinfeksi varicella dan dengan pemberian vaksinasi varicella zoster yang merupakan vaksin hidup (live – attenuated) sehingga ketika diberikan, penerimanya harus dalam keadaan sehat. 

Menurut data dan penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, ketika penduduknya sekitar 1 juta yang diberi imunisasi, maka ia sudah mencegah 11,685 orang lebih dari pasien rawat inap di rumah sakit. Selain itu juga sudah mengurangi penderita yang masuk keruang UGD sebanyak 11,251 orang. Serta 359,581 yang mengalami rawat jalan. Namun resiko penyakit NPH menjadi turun sebanyak 24,529 orang. Penggunaan vaksin ini bukan berarti bebas diberikan pada semua orang. Untuk penderita cacar yang menderita HIV atau AIDS atau penyakit lainnya seperti kanker dan menjalani kemoterapi yang membuat dirinya kehilangan imunitas secara perlahan dan kontinuitas, kadar penggunaan secara berat sebenarnya tidak boleh. Sekali lagi, penting untuk berkonsultasi dengan dokter dan membicarakan riwayat kesehatan sebelum diberikan vaksin. 

c) Pola hidup sehat
Memang ketika seseorang mengalami gejala penyakit cacar, pola hidup sehat bisa menjadi solusi yang tepat, kenapa? Sebenarnya, kesehatan seseorang tergantung pada konsumsi dan pola hidup ia sehari – hari. Apalagi pada pola makan yang teratur serta gizi yang cukup dan nutrisi. Untuk itu pastikan Anda mengkonsumsi selalu buah dan sayur disetiap menu makan Anda.

d) Olahraga rutin
Hidup sehat tidak lepas dari kebiasaan olahraga. Sempatkan selama 10 hingga 29 menit di pagi Anda untuk lari – lari setiap 3 hari sekali. Fungsinya untuk membiasakan olahraga. Hal ini bukan hanya membuat Anda fit, namun diri Anda juga nampak segar kembali dan terhindar dari penyakit cacar.

e) Istirahat yang cukup
Selain itu , usahakan Anda tidak bekerja terlalu keras, atau bermain terlalu lama bagi anak – anak. Kebiasaan begadang sangat tidak baik. Selain mengurangi efektivitas pola tidurmu, malam hari itu diciptakan untuk tubuh tidur. Selama waktu tidur itulah tubuh akan membuat sistem imun agar tubuh Anda kembali fit dan segar lagi.

Demikian artikel kami www.obatgatal2.com mengenai penyebab, ciri penyakit cacar dan vaksin cara menghindarinya. Jaga kebersihan lingkungan dan kebersiha diri Anda. Semoga bermanfaat.
Baca yuk