Jumat, 09 Juni 2017

Tanda-Tanda, Gejala Dan Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak Berikut Pantangannya

Cacar Air Pada Anak merupakan hal yang biasa karena cacar air sendiri biasanya dialami oleh anak-anak dibawah usia 10 tahun. Setidaknya setiap orang mengalami cacar air sekali seumur hidupnya. Jika terkena cacar air ketika masih kecil, maka untuk terkena cacar air kembali saat dewasa kemungkinannya kecil. Kecuali jika mengalami beberapa hal seperti sistem imun yang lemah, tinggal dilingkungan rawan seperti rumah sakit, serta belum pernah mengalami cacar air sebelumnya. Maka, umumnya cacar air memang banyak dialami anak-anak.

Tanda-Tanda, Gejala Dan Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak Berikut Pantangannya

Cacar Air Pada Anak biasanya memiliki gejala yang lebih ringan dibandingkan jika terjadi ketika dewasa. Pada orang dewasa bahkan penderitanya bisa mengalami pingsan. Selain itu, cacar air yang dialami ketika masih anak-anak tidak beresiko menjadi komplikasi dan sebaliknya pada dewasa. Cacar air sendiri merupakan penyakit yang sangat menular. Istilah medis dari cacar air adalah varisela. Penyebab penyakit ini adalah virus yang bernama varisela zoster. Penanganan dilakukan untuk meringankan gejala yang terjadi agar tidak bertambah parah.

Tanda-Tanda, Gejala Dan Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak Berikut Pantangannya

Tanda-Tanda Cacar Air Pada Anak

Cacar air memiliki tanda dan gejala yang bisa dilihat langsung. Maka mengetahui informasi mengenai hal-hal tersebut sangatlah penting. Berikut adalah beberapa tahapan bagaimana cacar air menjangkiti anak
  • Pertama
    Pada tahap pertama Tanda Cacar Air Pada Anak biasanya anak akan mengalami demam disertai dengan mual. Maka saat ini terjadi anak biasanya kehilangan nafsu makan. Kemudian anak juga akan merasakan sakit kepala, nyeri pada otot, serta merasa sangat lelah. Ini merupakan gejala khas yang terjadi karena infeksi virus. Demam merupakan bentuk pertahanan diri tubuh dari serangan virus. Maka ibu bisa mencoba menurunkan demam dengan mengompresnya.
    Disaat demam, sakit kepala, nyeri dan gejala lainnya diatas, anak tetap harus diberikan makanan yang bergizi. Anak bisa diberi makan bubur yang dicampur dengan berbagai bahan sayuran. Makanan bergizi sangat penting agar tubuh tetap ternutrisi dan mampu untuk melawan serangan virus. Jika anak sama sekali tidak makan maka tubuhnya akan semakin lemah dan virus lebih cepat berkembang. Maka usahakan agar anak tetap makan-makanan yang bergizi.
     
  • Kedua
    Setelah gejala pada tahapan pertama muncul, biasanya beberapa hari kemudian akan muncul ruam baik pada beberapa bagian tubuh tertentu atau seluruh tubuh. Setiap orang yang terkena cacar air menderita ruam yang berbeda-beda. Ada yang mengalami ruam ringan didaerah wajah atau punggung saja. Dan beberapa penderita mengalami ruam yang lebih meluas diseluruh tubuh. Ruam kemudian akan berubah menjadi seperti bentol. Setelah muncul bentol, maka tidak lama kemudian akan berubah lagi menjadi lenting berisi cairan.
Beberapa hari kemudian lenting akan mengering dan mengelupas dengan sendirinya. Cacar Air Pada Anak biasanya jarang meninggalkan bekas. Biasanya cacar meninggalkan bekas karena lenting dipercahkan dengan sengaja ataupun tidak sengaja saat lenting belum kering. Maka sebaiknya cegah agar lenting tidak pecah sebelum waktunya agar tidak meninggalkan bekas. Gejala pada tahap ini biasanya ruam yang timbul menimbulkan sensasi gatal sehingga tidak heran jika anak-anak tidak bisa menahan diri untuk menggaruknya.

Cara Mengobati Cacar Air Pada Anak

Jika anak mengalami gejala seperti diatas, sebaiknya segera hubungi dokter agar bisa segera diberikan penanganan yang tepat untuk meringankan gejala. Meskipun biasanya cacar air dapat sembuh dengan sendirinya, namun demam, sakit kepala dan gejala yang muncul mungkin membuat anak tidak nyaman dan merasa tidak kuat. Maka meminta pertolongan dokter adalah hal yang harus dilakukan. Berikut cara yang bisa dilakukan untuk mengobati dan merawat Cacar Air Pada Anak:
  1. Jaga anak tetap terhidrasi
    Saat terkena infeksi virus seperti ini, penderita akan mudah mengalami dehidrasi. Maka sebaiknya jaga agar anak tetap terhidrasi dengan baik. Berikan minum pada anak secara teratur karena tenggorokan biasanya akan lebih mudah kering terlebih jika bintil juga sampai menyerang tenggorokannya. Pemberian minum berupa air putih mampu membantu untuk menurunkan demam. Jika anak masih menyusui maka tetap berikan ASI seperti biasa agar anak tidak dehidrasi.
  2. Gunakan pakaian yang tepat
    Biasanya ibu memakaikan pakaian super tebal saat Cacar Air Pada Anak menimpa. Sebaiknya gunakan pakaian yang tidak terlalu tebal agar sirkulasi tubuh anak tetap terjaga ketika demam. Kemudian jika sudah muncul bintil-bintil atau lenting sebaiknya kenakan pakaian yang berbahan lembut. Jenis bahan pakaian yang dianjurkan untuk dikenakan anak ketika terkena cacar air adalah katun. Hindari pakaian yang berserat kasar atau ketat karena bisa mengiritasi kulit dan bisa memecahkan lenting tersebut.
  3. Bungkus tangan anak dengan sarung tangan
    Membungkus tangan anak dengan sarung tangan saat Cacar Air Pada Anak terjadi berguna agar anak tidak menggaruk lenting-lenting ditubuhnya. Lenting yang pecah akibat garukan biasanya menyisakan infeksi yang lebih berat. Selain itu, ia akan meninggalkan bekas yang cukup sulit untuk dihilangkan. Maka membungkus tangan anak sangat dianjurkan untuk dilakukan terutama sebelum anak tidur dimalam hari.
  4. Obat pereda nyeri/demam
    Anak bisa diberikan obat pereda nyeri atau demam seperti parasetamol jika anak sudah cukup besar. Pastikan dosis sesuai anjuran yang tertera pada kemasan obat. Namun jika anak masih tergolong bayi atau balita sebaiknya hubungi dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk memberikan pengobatan dengan parasetamol.
  5. Penggunaan bedak
    Penggunaan bedak yang mengandung menthol, atau losion kalamin bisa diberikan secara topikal pada area kulit yang mengalami ruam ataupun bintil-bintil agar kulit terasa lebih dingin dan gatal-gatal bisa berkurang. Meringankan Cacar Air Pada Anak bisa juga menggunakan bedak salicyl juga bisa digunakan bila kulit anak tergolong sensitif karena bedak salicyl tidak mengandung menthol. Baca lagi artikel obat gatal sebelumnya: Apa Penyebab Penyakit Herpes Kulit Pada Kelamin, Tangan, Wajah, Bibir, Mulut Dan Kepala.

Pantangan Cacar Air Pada Anak

Beberapa pantangan untuk dilakukan dalam menangani cacar air terutama pada anak adalah sebagai berikut:
  • Memberikan obat sembarangan
    Sebaiknya tidak sembarangan memberikanobat ketika anak cacar air misalnya Aspirin. Meskipun ibu memberikannya bertujuan untuk menghilangkan nyeri pada anak, namun pemberian aspirin tidaklah tepat dan sangat dilarang karena bisa menyebabkan komplikasi.
  • Membiarkan kuku anak panjang
    Potonglah kuku anak saat anak mengalami cacar. Cacar Air Pada Anak sangat rentan untuk digaruk karena sensasi yang timbul. Namun menggaruk akan membuat infeksi semakin parah. Maka memotong kuku anak bisa mencegah pecahnya bintil-bintil cacar.
Dalam merawat anak yang sedang cacar air memang bisa dilakukan perawatan sendiri. Namun perlu diingat bahwa tidak semua cacar air yang menimpa anak bisa sembuh dengan sendirinya. Maka, selain perawatan sendiri dirumah sebaiknya memang menghubungi dokter agar diberikan pengobatan yang tepat jika dirasa perlu. Jika kondisi cacar sangat parah misal anak kesulitan bernafas atau infeksi terlihat semakin memburuk maka segera hubungi dokter. Demikian informasi seputar Cacar Air Pada Anak dari kami
www.obatgatal2.com . Semoga Bermanfaat.
Baca yuk

Kamis, 13 April 2017

Makanan Dan Buah Cacar Air Dan Jawaban Apakah Penderita Cacar Air Boleh Mandi Dan Kena Kipas Angin ?

Penderita Cacar Air Boleh Mandi?-Pada Artikel kali ini akan membahas tentang orang yang terjangkit penyakit Cacar Air Boleh Mandi dan tidaknya. Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh Virus varicella zoster. Biasanya penyakit tersebut menyerang anak-anak, namun tidak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa pun bisa terkena penyakit ini juga. Penyakit ini biasanya diawali dengan demam dan rasa lemas pada seluruh badan. Dan beberapa mitos meyebutkan bahwa penyakit ini hanya dialami 1 kali selama hidup.

ApaMakanan Dan Buah Cacar Air Dan Jawaban Apakah Penderita Cacar Air Boleh Mandi Dan Kena Kipas Angin ?

Gejala pada penyakit ini suhu badan penderita cacar air anak menjadi panas yang diatas normal. Dilihat dari keadaan fisiknya penyakit ini ditandai dengan adanya banyak bentolan kecil-kecil mengandung air yang banyak berwarna kemerahan pada kulit. Namun jangan hawatir penyakit ini tidak berbahanya atau menyebabkan komplikasi. Untuk itu kiranya perlu dibahasa dalam artikel ini tentang seseorang yang terjangkit penyakit Cacar Air Boleh Mandi atau bagaimana seharusnya.

Makanan Dan Buah Cacar Air Dan Jawaban Apakah Penderita Cacar Air Boleh Mandi Dan Kena Kipas Angin ?

Penderita Cacar Air Boleh Mandi Dengan Prosedur Tertentu

Untuk menyembuhkan cacar air yang menjangkit tubuh Anda, tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk melakukan berbagai pengobatan medis. Karena masih banyak jalan pengobatan lain dengan cara Alami yang masih bisa di tempuh. Untuk menyembuhkan cacar air ini, diterapkan dengan cara alami tentu selain biayanya yang terjangkau juga tidak ada efek sampingnya. Keamanan tersebut terjamin jika di bandingkan dengan penggunaan obat kimia lainnya.

Salah satu dari benyaknya pengobatan Alami tersebut adalah dengan mandi. Banyak para penderita cacar air yang takut mandi. Sebab mereka khawatir jika penyakitnya semakin parah dan semakin menyebar luas, bahkan bisa sampai tak sembuh-sembuh. Pemahaman yang seperti itu sebanrnya adalah salah, karena jusatu dengan mandi badan akan terbersihkan dari kuman penyeban penyakit. Makanya dalam artikel ini diuraikan tentang kebenaran bahwa penderita Cacar Air Boleh Mandi, naum tetap dengan prosedur khusus.
  1. Mandi dengan Menggunakan Air yang Hangat
    Salah satu mandi yang dianjurkan ketika terkena penyakit cacar adalah mandi dengan Air hangat. Hal ini dilakukan ketika masih mengalami demam, maka gunakanlah air hangat tersebut. Air hangat tersebut bertujuan agar tubuh penderita tidak menggigil karena perbedaan suhu tubuh dan suhu air yang tak jauh. Sebab perbedaan suhu yang sangat tajam malah akan membahayakan kesehatan bagi penderita.
    Selain alas an tersebut memang sebenarnya bagi beberapa orang, air hangat juga bermanfaat mengurangi rasa gatal-gatal yang biasanya menyertai cacar air. Sedangkan untuk tambahannya beberapa dokter mengajurkan menambahkan satu gelas baking soda ke dalam air di bak mandi, lalu digunakan untuk mandi. Hal ini di nilai sangat berkhasiat untuk menyembuhkan cacar Air.
  2. Mandi dengan Secara Perlahan-lahan
    Anjuran selanjutnya adalah dengan mandi secara berlahan-lahan. Hal ini merupakan salah satu prinsip perawatan cacar air. Maksudnya adalah untuk menjaga gelembung cairan (lepuhan) cacar air pada kulit agar tidak pecah. Sebab jika gelembung-gelembung tersebut pecah (bukan kempes dengan sendirinya), maka akan meninggalkan bekas luka parut atau bekas yang nyata ketika sembuh. Selain itu juga risiko tingginya dapat terjadinya infeksi skunder karena bakteri yang masuk melalui luka tersebut.
    Maka dari itu ketika pada saat mandi hindari dengan menggunakan sponge bath, sebab hal tersebut dikhawatirkan akan membuat lepuhan cacar air menjadi pecah. Sehingga penderita hanya boleh menggunakan tangan secara perlahan dan lembut saat memandikan badan. Bahkan jangan sampai menggaruk kulit yang gatal apalagi sampai menjadi luka, karena akibatnya bisa fatal.
  3. Ketika Mandi Gunakanlah Sabun Cair Yang Biasanya Untuk Bayi
    Melanjutkan dari anjuran yang di atas yaitu mandinya orang penderita cacar air itu harus menggunakan sabun yang lembut. Misalkan bisa menggunakan sabun cair yang biasanya digunakan untuk memandikan bayi (Cusson Baby). Hal ini untuk menghindari perlakuan kasar terhadap kulit yang sedang sensitive. Maka dari itu hindarilah menggunakan sabun antiseptic yang biasanya begitu keras efeknya terhadap kulit.
  4. Setelah Mandi Gunakan Handuk yang Lembut
    Saran yang selanjutnya dalah mengunakan handuk yang lembut. Hal ini juga merupakan atas dasar prinsip di atas tersebut tentunya. Keringkan badan setelah mandi secara perlahan dengan menempelkan secara ringan, jangan sampai melakukan peenggosokan atau menekan kuat pada kulit yang terkena cacar. Perlu penjadi catatan penting bahwa pemakaian handuk tidak boleh bersama-sama karena bisa menular ke orang lain.
  5. Kurangi Mandi dengan Cukup Satu Kali dalam Sehari
    Jika dalam keadaan sehat anda mandi sehari 3 kali. Maka ketika terkena penyakit cacar Anda harus menguranginya, dan hanya mandi 1 sampai 2 kali saja. Karena jika terlalu sering mandi akan dikhawatirkan gelembung cairan cacar air menjadi lebih mudah untuk pecah. Jika hal tersebut terjadi maka akan menimbulkan masalah baru yaitu cacar akan merata. Untuk waktunya silahkan di tentukan sendiri mau mandi pagi hari, siang hari, atau sore hari.
Semua hal diatas yang di kerjakan oleh Penderita Cacar Air Boleh Mandi tentunya sesuai dengan anjuran dokter. Karena terkadang ada beberapa penderita cacar air yang tidak boleh untuk mandi. Memang ada beberapa factor yang menyebabkan orang yang terkena cacar air tidak boleh mandi.

Penderita Cacar Air Boleh Mandi Adalah Larangan Keras

Berbicara tentang Penderita Cacar Air Boleh Mandi telah dibahas tuntas di pembahasan sebelumnya. Namun perlu diketahui bahwa walaupun penderita diperbolehkan untuk mandi tapi beberapa larangan juga yang tidak di perbolehkan. Hal ini biasanya terjadi terhadap beberapa orang yang memiliki penyakit yang lainnya selain cacar. Karena jika hal ini dilanggar juga akan terjadi sesuatu yang fatal.

Larangan penderita cacar air yang dilarang mandi diantaranya salah satunya yaitu menderita penyakit komplikasi. Penyakit komplikasi tersebut yang menyebabkan untuk harus terhindar dari air. Misalkan orang yang ketika terkena penyakit cacar air dia juga memiliki penyakit alergi terhadap air. Maka orang tersebut tidak boleh memakai air selama terjangkit penyakit cacar. Seperti itulah Penderita Cacar Air Boleh Mandi yang menjadi suatu larangan.

Selain komplikasi yaitu penderita cacar air yang sudah sangat parah sekali. Parah dalam artian ini yaitu banyak dari gelembung-gelembung cacar air tersebut yang pecah-pecah. Sehingga airnya keluar dan membentuk lubang-lubang bekas cacar tersebut. Jika ketika basah air dari gelembungnya tersebut keluar maka jangan di mandikan terlebih dahulu. Sebab hal tersebut akan memeperparah keadaan. Cacar air akan meyebar menjadi semakin banyak dan merata dibandingkan sebelumnya.

Apakah penderita cacar air boleh kena kipas angin?

Menurut seorang dokter menjawab yang ada di meetdoctor tidak apa apa, namun menurut sebagiannya mengatakan tidak boleh sebab cacar ditimbulkan oleh virus dan bisa menular ke yang lain.

Makanan Dan Buah yang bagus untuk Cacar Air

Disini akan kami bahas buah dan makanan yang baik buat orang cacar, nah lihat ulasannya.

Makanan Untuk Cacar Air

Ya, ini hanya sebagian makanan yang bagus buat cacar air,
  1. Pertama Telur
    Telur tidak hanya menjadi salah satu makanan yang mengandung protein yang tinggi namun bisa membantu membentuk otot. Telur pun termasuk di dalam makanan bagus untuk para penderita cacar air sebab mampu meningkatkan sistem imun tubuh. Tak hanya protein, ada segudang vitamin juga di dalam telur.
    Tapi, paling penting adalah vitamin D nyadi mana segala penyakit dapat atasi oleh telur ini. Baiknya lagi, telur adalah makanan yang bisa membuat sirkulasi darah lebih lancar. Asalkan dimakan dalam takaran yang batas wajar dan tidak berlebihan, segala efek baik akan dapat diberikan kepada tubuh penderita cacar air.
  2. Kedua Yogurt
    Penderita cacar air tidak boleh makan yang keras-keras, tentu mengonsumsi yogurt akan baik. Ada banyak jenis makanan yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh, namun banyak dari makanan tersebut bertekstur keras sehingga tidaklah dianjurkan. Yogurt juga adalah jenis makanan baik yang mengandung bakteri baik sehingga mampu melancarkan sistem pencernaan tubuh di perut.
  3. Ketiga Kelapa
    Baik itu buah kelapa muda maupun minyak kelapa, soalnuy dari semua yang bsia dimanfaatkan sangat baik untuk makanaan pasien cacar air. Kandungan pada mkelapa ada asam lauric yang akan bisan mendatangkan proses perubahan menjadi monolaurin. Monolaurin sendiri mungkin masih agak asing bagi kita; yakni komponen yang ada pada air susu sehingga dapat menjaga serta menambah kekebalan tubuh bayi.
  4. Ketiga Ubi Jalar
    Pada Sistem kekebalan tubuh yang menurun dan menderita cacar air, ubi jalar bisa masuk ke dalam makanan harian yang bagus. menjaga tubuh kita dari serangan berbagai virus dan bakteri, tentu ubi jalar yang anda direbus akan sangat baik. Namun tidak boleh digoreng maupun buat kolak.
  5. Keempat Sup Ayam
    Bila ingin cepat sembuh, menu sup ayam bisa bunda masukkan ke makanan yang dikonsumsi penderita cacar air. Sup ayam hangat adalah menu tepat bahkan untuk yang menderita flu serta demam. Semangkuk sup ayam setiap hari selama mengalami cacar air bakal sangat membantu dalam menormalkan kembali daya tahan tubuh yang sempat turun.

Buah Yang Bagus Untuk Cacar Air

Ya, disini akan dibahas buah untuk cacar air
  1. Pertama Buah Beri
    Raspberry dan juga blueberry ialah pilihan buah beri paling baik untuk dikonsumsi saat caca air belum kering dan hilang. karna di dalam buah tersebut ada kandungan antioksidan.
    antioksidan di buah ini adalah adalah temem sistem kekebalan tubuh lebih kuat secara sempurna dan natural. Tanpa efek samping, kedua buah beri tersebut akan memulihkan kondisi penderita cacar air dalam waktu yang singkat. Kadar gula di dalam blueberry pun termasuk rendah sehingga tak perlu takut akan kadar gula darah naik.
  2. Kedua Lemon
    Untuk penderita cacar air, bila ingin kesembuhan lebih cepat, dianjurkan untuk mengonsumsi buah-buahan mislnya buah jeruk. Dan itu maksudnya lemon pun bisa jadi pilihan bagi nada yang terkena cacar air sebeb buah segar satu ini bisa menaikkan sistem imun tubuh penderita cacar air dengan cepat. Memakan bagian dagingnya akan memenuhi asupan vitamin C sehingga segala penyakit menyerang tubuh anda dapat dicegahnya.
  3. Ketiga Tomat
    Ini adalah jenis buah atau sayur cacar air ini cocok anda konsumsi., tomat juga adalah sayur mengandung banyak air sehingga sangat bagus dalam menambah asupan cairan tubuh. Saat asupan cairan dipenuhi, otomatis penderita cacar air juga akan merasa lebih baik. Konsumsi dengan menjadikannya sup atau memakannya langsung dan bisa dijus tanpa campuran gula.
  4. Buah Semangka
    Buah semanggka juga kaya air dan s salah satu manfaatnya adalah penghancur lemak perut, semangka tidak diperbolehkan dikonsumsi banyak-banyak oleh penderita diabetes. Hanya saja khusus untuk memulihkan keadaan selama menderita cacar air, semangka perlu dikonsumsi rutin. Penderita cacar air perlu mengonsumsi buah dan sayur kaya air supaya tidak dehidrasi. Semangka dapat dijus atau dimakan langsung sesuai yang kami senangi.
  5. Buah Alpukat
    Alpukat mengandung vitamin B6 selain dari kandungan vitamin A, vitamin C dan vitamin B1. Buah ini sering dijadikan jus bila tak ingin memakannya langsung. Namun ingat bahwa penderita cacar air tidak boleh mengonsumsi produk susu sehingga hindari susu kental manis. Namun, sedikit gula agar terasa lebih manis. Baca lagi artikel obat gatal sebelumnya: Pencegahan Dan Cara Menyembuhkan Cacar Air Dengan Cepat Telah Teruji.

Makanan Pantangan Cacar Air

Selain makanan dianjurkan kan juga menghindari beberapa hal di bawah in:
  • Makanan lemak trans dan lemak jenuh tinggi.
  • Makanan yang punya kandungan arginin tinggi, seperti biji-bijian, cokelat, dan kacang tanah.
  • Makanan pedas.
  • Makanan asam.
  • Junk food.
  • Makanan dan minuman produk susu olahan.
  • Roti dan segala makanan yang proses mencernanya berat.
  • Daging
  • Makanan mengandung sodium tinggi.
  • Yang cepat saji.
  • Makanan bertekstur keras dikunyah dan dicerna.
Demikianlah artikel yang dapat kami paparkan. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca khususnya penderita cacar air. Semoga cepat diberikan kesembuhan sehingga bisa sehat seperti semula. Untuk sembuh kalian sebenarnya hanya perlu kesabaran dan ketlatenan untuk mengatul pola hidup sehat dan bersih. Akhirnya demkian artikel tentang Cacar Air Boleh Mandi, dan sekian dari kami www.obatgatal2.com ,terimakasih.
Baca yuk

Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air Yang Sudah Lama Dengan Cepat Di Kulit Muka Dan Tubuh

Pasca menderita cacar air, banyak penderita yang mencari Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air. Bekasnya memang cukup merepotkan karena bisa mengganggu penampilan kulit. Namun bila cacar ditangani dengan tepat sebenarnya bekasnya itu masih bisa diminimalisir. Pada bayi misalnya, bekas cacar air tidak akan terlalu nampak karena kulit bayi akan terus beregenerasi sehingga lama-kelamaan bekasnya akan hilanh sendiri. Beda halnya jika dialami orang dewasa maka biasanya bekasnya cukup sulit dihilangkan.

Sehingga dibutuhkanlah Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air yang tepat supaya setidaknya bekasnya memudar. Cacar air sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan karena virus varisella zoster. Biasanya cacar air diderita oleh mereka yang berumur dibawah 10 tahun dan bila sudah terkena maka saat dewasa tidak akan terkena lagi. Bekas cacar air yang tampak adalah karena saat terjangkit penyakit ini timbul gejala yang menyerupai demam dan kemudian muncul lenting berisi cairan. Bila lenting tersebut dipecahkan dengan sengaja maka bekasnya biasanya lebih sulit hilang.

Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air Yang Sudah Lama Dengan Cepat Di Kulit Muka Dan Tubuh

Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air Yang Sudah Lama Dengan Cepat Di Kulit Muka Dan Tubuh

Nah, karena banyak yang merasa terganggu dengan bekas cacar air, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memudarkan bekas lukanya:
  1. Vitamin E
    Vitamin E merupakan nutrisi yang paling baik untuk kulit. Ia dapat membantu meregenerasi sel kulit baru sehingga kulit yang terkena bekas cacar bisa memudar. Vitamin E bisa dikonsumsi langsung karena sekarang sudah banyak produk suplemen vitamin E yang aman dan dijual di Apotik. Selain dengan dikonsumsi, minyak vitamin E bisa juga dioleskan langsung pada bekas cacar secara rutin dan teratur agar bekas cacar bisa lebih cepat hilang.
  2. Lidah Buaya
    Lidah buaya sudah sangat dikenal akan kandungannya yang baik untuk kulit. Ia bisa membunuh bakteri dikulit dan menjaga kelembaban kulit. Penggunaan lidah buaya sebagai Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air juga bisa dilakukan. Cukup dengan mengoleskan bagian dalam lidah buaya yang berupa lendir bening pada bekas cacar. Pastikan kondisi kulit dalam keadaan bersih. Perlu diingat bahwa kulit mungkin akan sedikit gatal bila dioleskan lidah buaya. Jika terjadi iritasi hebat misalnya ruam yang berlangsung lama maka hentikan pemakaian karena mungkin anda memiliki kulit sensitif.
  3. Madu
    Madu mengandung nutrisi yang baik yang diperlukan kulit. Ia mampu menjaga kesehatan kulit seperti menghilangkan bekas jerawat, dan lainnya. Begitupun dengan bekas cacar, madu bisa digunakan sebagai terapi. Gunakanlah madu yang benar-benar murni sebagai Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air di wajah yang yang berlubang. Caranya, bersihkan kulit yang terkena bekas cacar. Kemudian oleskan tipis-tipis madu pada area kulit tersebut. Diamkan sekitar 30 menit dan bilas dengan air hangat kuku. Lakukan perawatan ini dua kali sehari.
  4. Air perasan lemon
    Lemon kaya akan vitamin C yang merupakan antioksidan yang baik untuk kulit. Kandungan vitamin C pada lemon mampu membantu mencerahkan kulit sehingga bisa dianggap sebagai Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air di wajah yang sudah menahun. Caranya cukup mudah, cukup dengan memeras lemon sampai didapatkan sarinya. Kemudian bersihkan kulit sebelum diaplikasikan air lemon. Lalu oleskan air perasan lemon pada bekas cacar. Diamkan selama 30-45 menit lalu bilas dengan air hangat. Ulangi perawatan setidaknya sehari dua kali, pagi dan malam.
  5. Teh hijau
    Teh hijau kaya akan antioksidan yang baik untuk kulit. Ia sering dijadikan bahan utama dalam pembuatan produk perawatan kulit karena memang khasiatnya yang sudah terbukti baik. Ia mampu membantu regenerasi kulit baru dengan terus memberikan nutrisi yang baik bagi kulit. Maka untuk menghilangkan bekas cacar juga bisa menggunakan teh hijau ini. Caranya seduh teh hijau dengan air panas kemudian diamkan selama 5-10 menit. Saring air tersebut dan aplikasikan pada kulit. Biarkan mengering dengan sendirinya. Setelah 20 menit bersihkan kulit dengan air biasa.
  6. Air kelapa
    Air kelapa mengandung banyak bahan alami yang berkhasiat untuk kulit. Ia juga bisa digunakan sebagai Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air secara alami. Caranya bisa diminum secara rutin agar kulit diregenerasi dari dalam. Bisa juga diaplikasikan langsung ke kulit yang terkena bekas cacar. Caranya yakni dengan mengoleskan air kelapa pada kulit dan diamkan selama 10-15 menit lalu bersihkan. Hal ini bisa diulangi 2-3 kali sehari secara rutin.
  7. Minyak zaitun
    Minyak zaitu terkenal karena khasiatnya yang tidak hanya baik untuk kesehatan tapi juga mampu menjaga kecantikan kulit. Untuk menghilangkan bekas cacar dikulit bisa dengan mengoleskan minyak zaitu secara teratur. Oleskan minyak zaitun dipagi hari pada kulit kemudian diamkan selama 30 menit lalu bersihkan dengan air hangat. Untuk dimalam hari, bersihkan kulit terlebih dahulu kemudian oleskan minyak zaitu dan biarkan semalaman. Cuci bersih kulit ketika pagi menjelang. Ini juga merupkan salah satu cara menghilangkan bekas cacar air yang sudah lama membekas
  8. Minyak kelapa murni atau VCO
     VCO atau virgin coconut oil merupakan minyak kelapa murni yang belum mengalami pengolahan apapun seperti minyak goreng. VCO baik untuk meremajakan kulit dan ia bisa menjadi bahan yang tepat sebagai Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air dengan cepat. Caranya bersihkan kulitterlebih dahulu kemudian keringkan. Lalu oleskan VCO secukupnya pada kulit dan diamkan selama 30 menit. Bersihkan kulit dengan air hangat. Perawatan bisa dilakukan 2-3 kali sehari.

Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air Secara Modern

Selain metode-metode alami seperti diatas, menghilangkan bekas cacar air bisa dilakukan dengan cara modern seperti:
  • Terapi laser
    Laser sudah banyak dilakukan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit terutama hiperpigmentation yang merupakan bekas luka pada kulit. Ia mampu merusak pigmen kemudian merangsang kolagen untuk segera tumbuh sehingga bekas cacar bisa memudar. Baca lagi artikel obat gatal sebelumnya: Apa Itu Pengertian, Ciri Dan Gejala Penyakit Herpes Kulit Simpleks dan Zoster.
  • Microdermabrasion
    Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air yang berlubang lainnya adalah microdermabrasion. Biasanya dokter akan menghilangkan lapisan kulit yang rusak dengan sikat mikro khusus untuk kulit. Hal ini dilakukan secara bertahap. Nantinya akan ditemukan jaringan kulit yang sehat untuk dibiarkan tumbuh.
    Sebenarnya bekas cacar air bisa dicegah dengan cara tidak memecahkan lenting cacar. Lenting cacar yang berisi cairan biasanya akan mengempis dengan sendirinya atau pecah dengan sendirinya saat waktunya tiba. Namun luka yang ditimbulkan bisa lebih ringan sehingga meminimalisir bekas cacar yang permanen. Jika lenting dengan sengaja dipecahkan atau karena tergesek handuk kasar maka bekasnya memang lebih berat dan lebih sulit dihilangkan.
Maka, sebaiknya lakukan pencegahan untuk meminimalisir adanya bekas cacar yang berat agar ia bisa hilang dengan sendirinya. Namun jika bekas cara sudah terlanjur berbekas pada kulit, maka tidak ada salahnya mencoba beberapa cara diatas baik itu cara alami maupun modern. Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air yang sudah lama mungkin akan membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama sehingga harus dilakukan secara rutin dan disiplin. Sekian dulu dari kami www.obatgatal2.com .
Baca yuk

Selasa, 11 Oktober 2016

Penyebab, Ciri Penyakit Cacar Dan Vaksin Cara Menghindarinya agar Tidak Menyebar ke Seluruh Tubuh

Penyakit cacar – Seperti telah kita ketahui bahwa penyakit cacar adalah salah satu jenis penyakit infeksi yang disebakan oleh virus. Karena penyebabnya virus inilah yang membuat cacar ini mudah menular dari orang ke orang terutama yang sering bertemu atau yang tinggal disekitarnya misal keluarga dalam satu rumah.

Bagaimana cacar berkembang? Cacar sendiri dapat berkembang dengan cepat dan gejalanya muncul dalam hitungan hari. Walaupun gejalanya bisa muncul dengan cepat sekali, penyakit ini bukanlah penyakit yang lama disembuhkan, dan bahkan jarang sekali terjadi penyakit cacar yang memakan waktu lama dalam penyembuhan.

Mengenal Penyebab, Ciri Penyakit Cacar Dan Vaksin Cara Menghindarinya agar Tidak Menyebar ke Seluruh Tubuh

Berikut akan kami sampaikan penyebab,ciri penyakit cacar dan vaksin cara menghindarinya.

Penyebab, Ciri Penyakit Cacar Dan Vaksin

Virus yang menyebabkan penyakit cacar dikenal dengan varicella zoster. Sebab pemicunya adalah virus, maka penyakit ini menjadi menular sehingga ketika ada kontak langsung dengan penderita, maka seseorang yang sehat pun bisa tertular. Bahkan, resiko orang-orang terdekat jadi tertular cacar bisa mencapai 90%. Seseorang yang terkena cacar tanpa sengaja memecahkan cacar dan cairanya menempel pada kulit kita, saat itulah virus menjadi menempel di kulit kita dan kita pun ikut terkena cacar. Itulah mengapa bisa saja menjadi penyebab cacar ketika kita sedang bersosialisai dengan orang lain maupun anggota keluarga kita yang terkena cacar.
Penyebab, Ciri Penyakit Cacar Dan Vaksin Cara Menghindarinya agar Tidak Menyebar ke Seluruh Tubuh

1. Ciri penyakit cacar

a) Munculnya bintik ruam merah pada sekujur tubuh.
Merupakan ciri utama dari penyakit cacar, yang biasanya memunculkan bintik – bintik atau ruam merah ini pada bagian tubuh seperti wajah, bagian belakang telinga, kulit kepala, lengan dan kaki. Pada beberapa kejadian cacar, bintik-bintik atau ruam merah ini yang hampir dapat muncul pada seluruh tubuh orang yang terkena cacar dan hingga akan muncul pada bagian rongga mulut, seperti lidah, gusi dan bibir. Namun bintik - bintik tadi tidak akan seperti bisul yang terjadi pada kulit.
b) Demam
Demam adalah gejala awal yang bisa muncul sebelum adanya bintik-bintik merah pada tubuh. Demam menandakan bahwa virus sedang dalam proses menginfeksi tubuh, dan daya tahan tubuh sedang bekerja untuk melawannya, sehingga muncullah demam. Demam yang dirasakan memang tidak terlalu parah tidak seperti kondisi demam atau tifus.
c) Mual
Demam yang disertai mual – mual juga merupakan salah satu gejala awal terjadinya penyakit cacar.
d) Kram dan pegal pada bagian otot – otot.
e) Sesak nafas.
f) Gatal – gatal
g) Muncul bintik kemerahan yang semakin lama berbentuk gelembung kemerahan bening
h) Mengalami dehidrasi
i) Flu ringan selama 2 sampai 3 hari
j) Terasa meriang, suhu demam dari 38° c (100.4 °F) atau lebih
k) Nyeri otot, sakit kepala, beberapa disertai batuk dan pilek
l) Kehilangan nafsu makan

Selain penyakit cacar ada lagi penyakit kulit yang sering kita dengar yaitu, kista nah berikut ini penjelasan Obat Herbal, Penyebab, Gejala Dan Ciri – Ciri Kista Rahim Serta Bahayanya.

2. Cara menghindari penyakit cacar Sebelum menyebar

a) Pengasingan atau isolasi
Memang sedikit kejam melakukan pengasingan terhadap orang yang terkena penyakit cacar. Ia harus sanat mengurangi untuk bertemu dengan orang-orang disekitarnya. Terutama jika penderita adalah anak – anak, maka sebaiknya anak tersebut tidak masuk sekolah untuk sementara. Sedangkan orang dewasa, maka harus libur bekerja. Karena kondisi mereka yang banyak bertemu dengan orag lain apalagi kontak yang erat maka potensi penularan akan sangat tinggi, lalu sampai kapan? tinggallah di rumah sampai lepuhan cacar mengempes atau pecah dengan sendirinya dan tertutup oleh keropeng atau lapisan kulit mati yang tebal. Dalam kondisi demikian, tubuh membutuhkan waktu sekitar 5 sampai 7 hari sejak ruam pertama muncul. Munculnya penyakit cacar pada anak ini seringkali dikarenakan faktor kebersihan yang kurang terjaga. Terkadang anak bermain yang kotor dengan banyak kuman yang tak terlihat. Jika didalam rumah ada yang terkena cacar, maka cara menghindari penyakit cacar yang tidak boleh diabaikan yaitu dengan rajin menyeka benda atau permukaan dengan larutan sterilisasi sebab pakaian penderita bisa menjadi sumber virus untuk menularkan infeksi.

b) Vaksinasi Penyakit Cacar
Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit cacar. Para ahli dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menyatakan bahwa vaksin bisa menjadi jalan untuk memberikan perlindungan lengkap untuk mengatasi virus dengan perkiraan sekitar 90%. Jika dalam kasus muncul bahwa vaksin tidak mampu memberikan perlindungan tersebut, maka paling tidak vaksin bisa menjadi jalan untuk meringankan gejala atau tingkat keparahan penyakit cacar. dan menghentikan cacar air bertambah banyak.

Vaksinasi dapat diberikan kepada balita, anak-anak dan orang dewasa yang memilki resiko tinggi dan hidup dengan anak-anak, seperti guru atau orang dewasa lainnya. Orang dewasa yang belum pernah menderita cacar atau divaksinasi biasanya menerima dua dosis vaksin, dengan interval 4 sampai 8 minggu. Untuk individu yang belum punya kekebalan terhadap VVZ, pencegahan bisa dilakukan dengan menghindari kontak dengan individu yang terinfeksi varicella dan dengan pemberian vaksinasi varicella zoster yang merupakan vaksin hidup (live – attenuated) sehingga ketika diberikan, penerimanya harus dalam keadaan sehat. 

Menurut data dan penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, ketika penduduknya sekitar 1 juta yang diberi imunisasi, maka ia sudah mencegah 11,685 orang lebih dari pasien rawat inap di rumah sakit. Selain itu juga sudah mengurangi penderita yang masuk keruang UGD sebanyak 11,251 orang. Serta 359,581 yang mengalami rawat jalan. Namun resiko penyakit NPH menjadi turun sebanyak 24,529 orang. Penggunaan vaksin ini bukan berarti bebas diberikan pada semua orang. Untuk penderita cacar yang menderita HIV atau AIDS atau penyakit lainnya seperti kanker dan menjalani kemoterapi yang membuat dirinya kehilangan imunitas secara perlahan dan kontinuitas, kadar penggunaan secara berat sebenarnya tidak boleh. Sekali lagi, penting untuk berkonsultasi dengan dokter dan membicarakan riwayat kesehatan sebelum diberikan vaksin. 

c) Pola hidup sehat
Memang ketika seseorang mengalami gejala penyakit cacar, pola hidup sehat bisa menjadi solusi yang tepat, kenapa? Sebenarnya, kesehatan seseorang tergantung pada konsumsi dan pola hidup ia sehari – hari. Apalagi pada pola makan yang teratur serta gizi yang cukup dan nutrisi. Untuk itu pastikan Anda mengkonsumsi selalu buah dan sayur disetiap menu makan Anda.

d) Olahraga rutin
Hidup sehat tidak lepas dari kebiasaan olahraga. Sempatkan selama 10 hingga 29 menit di pagi Anda untuk lari – lari setiap 3 hari sekali. Fungsinya untuk membiasakan olahraga. Hal ini bukan hanya membuat Anda fit, namun diri Anda juga nampak segar kembali dan terhindar dari penyakit cacar.

e) Istirahat yang cukup
Selain itu , usahakan Anda tidak bekerja terlalu keras, atau bermain terlalu lama bagi anak – anak. Kebiasaan begadang sangat tidak baik. Selain mengurangi efektivitas pola tidurmu, malam hari itu diciptakan untuk tubuh tidur. Selama waktu tidur itulah tubuh akan membuat sistem imun agar tubuh Anda kembali fit dan segar lagi.

Demikian artikel kami www.obatgatal2.com mengenai penyebab, ciri penyakit cacar dan vaksin cara menghindarinya. Jaga kebersihan lingkungan dan kebersiha diri Anda. Semoga bermanfaat.
Baca yuk

9 Obat Cacar Air pada Anak 1 Tahun , Usia 2, Tahun, 3 Tahun, 4 Tahun Atau Balita

Obat cacar air pada anak – Penyakit cacar adalah infeksi yang sanagt menular yang desebabkan oleh virus varicella zoster yang menjakiti melalui batuk dan bersin serta serta sentuhan langsung dengan cairan dalam lepuh cacar air. Ada kalanya cacar air akan menjadi penyakit yang lebih parah seperti contohnya, adanya infeksi bakteri yang ada pada kulit dan sehingga, mengakibatkan bekas luka muncul atau masalah lain seperti radang paru – paru, atau radang otak. Anak – anak yang mengidap cacar air pada umumnya mengalami gejala yang cukup parah. Bukan hanya itu, ada kemungkinan bahwa cacar air juga dapat menimbulkan resiko yang mengancam anak-anak, termasuk pada bayi dalam kandungan pada saat si ibu sedang hamil. Cacar air dapat menyebabkan penyakit yang parah bahkan maut pada tiap golongan usia apabila tidak segera di obati. Waktu inkubasi untuk cacar air adalah 10 – 21 hari yang dikuti dengan ruam berbintik merah pada mulanya, dan kemudian dalam hitungan jam saja berubah menjadi lepuhan berisi air. Bintik ini biasanya timbul di badan , muka dan bagian tubuh lainnya. 
Mengenai para penderita infeksi cacar air, tidak sedikit yang mengalami seperti demam dan merasa kurang sehat serta mulai terasa gatal.Gejala cacar air pada anak sangat beragam mulai dari sakit kepala, otot terasa sakit, hilang nafsu makan dan lelah yang sering terjadi. 

Obat Cacar Air pada Anak 1 Tahun , Usia 2, Tahun, 3 Tahun, 4 Tahun Atau Balita

Setiap melakukan pengobatan untuk penyakit cacar pada anak, kita dapat menerapkannya dalam dua versi. Kita bisa memakai obat yang diberikan oleh dokter, atau juga dapat menggunakan obat cacar air pada anak mujarab yang terbuat dari bahan tradisional. Sebenarnya dalam menyembuhkan penyakit cacar air menggunakan cara yang berbeda itu sama saja, tergantung dari kita yang melakukan secara rutin, giat dan teratur. Tetapi perbedaan mencolok obat dokter dengan obat herbal sangat banyak sekali. Yang utama obat dokter lebih mahal ketimbang dengan obat herbal yang kita olah sendiri dan cukup terjangkau dari segi harganya.

9 Obat Cacar Air pada Anak 1 Tahun , Usia 2, Tahun, 3 Tahun, 4 Tahun Atau Balita

Obat cacar air pada anak tradisional

Berikut akan kami sampaikan obat cacar air pada anak secara alami.
1. Air Kelapa
Pada air kelapa tersimpan berbagai nutrisi meliputi vitamin, dan mineral. Keberadaan vitamin juga nutrisi penting lainnya sangat dibutuhkan terutama dalam mengatasi masalah infeksi virus atau bakteri, karena nutrisi dan vitamin sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh yang ketika semakin kuat, akan dapat membuat virus mudah dikalahkan. Air kelapa mengandung asam laurat dan sitokin, yang akan bekerja secara maksimal untuk mengatur keseimbangan PH kulit juga membantu pertumbuhan sel dengan mempertahankan jaringan ikat. Sifat yang ada didalamnya antara lain anti-mikroba, anti-virus, dan anti jamur dibutuhkan tubuh terutama untuk menghilangkan bakteri, debu atau racun yang berbahaya lainnya pada kulit.

Caranya:
Obat cacar air pada anak manjur dengan menggunakan air kelapa adalah Anda cukup mengucurkan air kelapa pada bekas cacar anak Anda beberapa kali dalam sehari. Dengan menggunakan cara ini, maka bisa dapat menghilangkan rasa gatal karena cacar air.

2. Jagung
Sebelumnya jagung ini memiliki banyak varian, ada jagung yang dibakar, direbus atau ditumis, dan ada jagung yang memiliki bentuk kecil. Dari sekian jenis jagung, jenis jagung yang paling banyak adalah jagung yang direbus.

Caranya:
Jagung dapat digunakan sebagai obat cacar air pada anak alami dan cara pengolahannya adalah diparut terlebih dahulu. Jika sudah, gunakan parutan jagung untuk dioleskan ke kulit yang terkena cacar. Cara ini bisa digunakan oleh semua kalangan dan tergolong aman karena tidak memberikan efek samping.

3. Daun Jarak
Sangat terkenal sekali daun jarak ini, karena para ibu - ibu banyak memakai daun jarak untuk menghilangkan jerawat. Selain itu, fungsi daun jarak lainnya yang bisa kamu gunakan adalah sebagai obat cacar air pada anak Ampuh .Jika anak terkena cacar ular atau istilah medisnya herves lihat artikel ini Nama Obat Herpes Di Apotek Anjuran Dokter Kulit Paling Manjur dan Herbal Alami yang Ampuh.

Caranya:
Sebelum mandi, siapkan air hangat. Tambahkan beberapa lembar daun jarak yang sudah direbus untuk dicampur dengan air hangat tadi. Gunakan cara ini untuk mandi.

4. Temulawak
Sejenis rempah rempah yang digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dan meningkatkan nafsu makan. Bahkan, anda juga bisa menggunakannya sebagai Obat cacar air pada anak bayi.

Caranya:
Untuk membuat ramuan ini, rebus temualawak dengan kencur serta asam jawa. Minum ramuan saat masih hangat. Minum ramuan tersebut secara rutin supaya cacar bisa cepat sembuh dari kulit.

5. Mengkudu
Rasa pahit yang terletak pada mengkudu mempunyai beragam khasiat yang perlu diketahui, termasuk untuk menangani masalah cacar.

Caranya:
Buat ramuan mengkudu dengan memasaknya. Minum ramuan ini setiap hari selagi masih hangat. Minum secara rutin sampai cacar benar-benar hilang dan sembuh.

6. Kulit Pisang
Buah pisang dan kulit pisang sama - sama mempunyai fungsi, jika buahnya dapat dibuat menjadi masker wajah, ternyata kulitnya pun juga bisa dipakai untuk obat cacar air pada anak balita . Bagian dalam kulit pisang ditempelkan atau diusapkan kebagian kulit yang terkena cacar air.

7. Daun Pegagan
Salah satu obat cacar herbal adalah menggunakan daun pegagan. Daun pegagan ini merupakan salah satu daun yang dapat berkhasiat dalam mengatasi masalah cacar air. Dan jika Anda menggunakan daun pegagan ini untuk menyembuhkan penyakit cacar, tidak akan menimbulkan efek samping sama sekali dalam menggunakannya.

Caranya:
Rebus daun pegagan terlebih dahulu setelah anda menyiapkan semua bahan-bahannya. Bahan yang harus disiapkan selain daun pegagan adalah madu asli. Daun pegagan dicuci bersih. Rebus sampai matang dengan air dan saring untuk diambil air rebusannya saja. Minum dengan menambahkan madu murni sesuai selera.

8. Kacang Hijau
Kacang hijau bukan hanya enak untuk dikonsumsi, tetapi ada banyak kandungan nutrisi dan vitamin didalamnya untuk dijadikan obat cacar air pada anak usia 2 tahun atau masih balita. Apakah Anda tahu, bagaimana cara menggunakan kacang hijau sebagai obat cacar?

Caranya:
Kacang hijau direndam terlebih dahulu selama semalam dan kemudian ditumbuh sampai halus. Gunakan kacang hijau yang sudah halus untuk dibalurkan pada tubuh yang terkena cacar. Balurkan sampai rata dan biarkan beberapa menit supaya bisa meresap. Gunakan air untuk membilas dan membersihkan kacang hijau dari tubuh.

9. Daun Mint
Untuk meredakan gatal gatal pada penyakit cacar air anak, maka obat cacar air tradisional yang bisa di gunakan adalah daun mint. Daun mint akan meredakan gatal - gatal pada anak jika di oleskan ke gelembung air di kulit.

Hampir semua orang pernah mengidap penyakit ini karena dalam tubuh manusia memang sudah terdapat bibit virus cacar. Jika tubuh seseorang dalam keadaan yang tidak sehat akan membuat bibit tersebut mudah menyebar. Semoga informasi mengenai obat cacar air pada anak usia 1 tahun, 2 tahun dan balita ini bisa memberi banyak manfaat untuk Anda jangan lupa share artikel kami www.obatgatal2.com ya!.
Baca yuk

Sabtu, 08 Oktober 2016

Ciri–Ciri Dan Cara Mengatasi Cacar Air Pada Bayi Mulai Umur 2 Bulan, 3 Bulan Sampai 10 Bulan

Cacar air pada bayi – Cacar air adalah penyakit yang muncul karena serangan infeksi virus varicella zoster yang mengakibatkan munculnya ciri – ciri cacar air yaitu ruam kulit berupa kelompok bintik – bintik kecil baik berbentuk datar maupun menonjol, melepuh serta berkeropeng dan rasa gatal.Penyakit cacar air adalah penyakit menular yang bisa ditularkan secara spontan dan reflek dari seseorang kepada orang lain. 

Cacar air di kenal juga dengan nama lainnya yaitu varicella dan chicken pox. Seseorang yang terkena infeksi virus tersebut menyebabkan kekebalan tubuhnya bekerja dan membentuk pencegahan agar dikemudian hari tidak lagi tertular cacar dari orang lain. Namun cacar air yang tidak di berantas sampai tuntas habis bisa terus hidup di dalam tubuh si penderita cacar dan akan muncul menjadi penyakit herpes zoster saat kekebalan tubuh orang tersebut sedang tidak baik dan kurang fit. Pada bayi sakit cacar air disebabkan karena satu kelompok virus herpes. 

Cacar air menyebabkan beberapa ruam yang sangat mencolokdan khas dan mempunyai gejala mirip dengan flu. Kebanyakan anak akan menderita cacar air ketika masih muda bahkan sebagian bayi juga akan menderita sakit cacar air. Ketika bayi tertular penyakit cacar air sebenarnya membutuhkan waktu sedikit lama guna mengetahui gejala dalam waktu 10 sampai 21 hari. Bayi Anda lalu akan menularkan ke orang lain atau orang satu rumah hingga 2 hari kemudian sebelum ruam pada kulit muncul.

Ciri–Ciri Dan Cara Mengatasi Cacar Air Pada Bayi Mulai Umur 2 Bulan, 3 Bulan Sampai 10 Bulan

Ciri–Ciri Dan Cara Mengatasi Cacar Air Pada Bayi Mulai Umur 2 Bulan, 3 Bulan Sampai 10 Bulan


Waspadailah penyakit cacar air pada bayi untuk itu jagalah kesehatan bayi sangatlah utama dan penting sekali. Kita tahu bahwa kulit bayi sangat lembut dan sensitif sekali dan rentan terhadap penyakit kulit seperti cacar air, terlebih lagi pada musim pancaroba seperti ini, dimana penyakit tumbuh subur.

Untuk mengantisipasinya, tidak ada salahnya jika Anda menyimak informasi mengenai ciri – ciri dan cara menangani cacar air pada bayi.

Ciri – Ciri Cacar Air Pada Bayi

Inilah tanda-tadan Cacar Air Pada Bayi ayah bunda yang seing terjadi:

1. Gejala yang pertama biasanya bayi Anda akan demam disertai flu, pilek, lemas dan tampak lesu. Gejala ini adalah gejala awal, dimana virus mulai masuk dan memulai menginfeksi tubuh bayi.

2. Setelah demam berlangsung selama beberapa hari, munculah kemerahan pada kulit yang biasanya ditemukan didaerah perut, punggung, dada dan kemudian akan menyebar pada wajah atau juga anggota gerak tubuh lainnya. Tetapi ada beberapa anak yang hanya mengalami bintik dibeberapa bagian saja. Bintik dan ruam yang paling tidak kelihatan biasanya dibagian kepala, kemaluan, mulut dan tenggorokan.

3. Pada daerah kulit yang memerah, akan muncul lenting yang berisi cairan dan berdinding cukup tipis dan tampak rentan robek atau pecah. Pada saat inilah bayi akan merasakn nyeri dan gatal. Tetapi hendaknya Orang tua menjaga bayi agar tidak menggaruknya, sebab jika sampai digaruk, maka cacar menjadi lebih lama dalam proses pengeringannya dan lenting cacar yang muncul akan pecah, sehingga pada akhirnya menyebabkan kulit tampak bopeng atau berlubang. Infeksi bakteri akan terjadi pada lenting cacar yang pecah sehingga proses penyembuhannya akan lama dan membuat bekas luka sulit untuk hilang. Cacar air pada bayi bisa sembuh lebih cepat dan bahkan tidak meninggalkan bekas selama tidak digaruk atau mungkin tergaruk. Dalam kondisi ini, cacar menjadi kering dan akan membentuk krusta yang kemudian akan mengering kemudian dalam waktu yang sedikit lama menjadi terkelupas sendiri. Pengelupasan yang muncul akan meninggalkan bekas noda namun bisa pudar seiring jalannya waktu. Oleh karena itu lebih baik cacar dibiarkan mengering.

4. Lebih detailnya, Setelah 10 sampai 21 hari setelah terkena infeksi virus cacar air muncul gejala penyakit mulai dari rasa sakit kepala, demam ringan dan kemudian badan tampak tidak sehat atau kurang fit. Pada anak di bawah umur 10 tahun, biasanya tidak muncul gejala, mungkin bayi Anda hanya akan rewel saja. Setelah dua atau tiga hari kemudian cacar air pada bayi akan muncul bintik merah datar, inilah yang disebut sebagai macula dan kemudian akan menonjol yang kemudian disebut papula, lalu muncul cairan di dalamnya seperti melepuh disertai rasa gatal yang di sebut vesikel, dan terakhi adalah mengering sendiri. Lama proses dari macula, papula, vesikel dan keropeng membutuhkan waktu kurang lebih 6 bahkan hingga 
8 jam. Proses ini kan terjadi berulang-ulang dan berlangsung paling tidak empat hari. Pada hari ke lima biasanya lepuhan baru di kulit tidak muncul lagi. Sedangkan di hari ke enam cacar air pada bayi adalah semua lepuhan yang tadinya muncul akan mengering dengan sendirinya dan akhirnya hilang setelah kurang lebih sekitar 20 hari. Jika anak bayi anda beranjak dewasa tepanya remaja maka akan mudah  terserang penyakit kulit panu lihat di sini cara hilngkan panu Cara Menghilangkan Panu Di Tangan Dan Pipi Dengan Bawang Putih, Lengkuas Dan Belerang.

Cara Mengatasi Cacar Air pada Bayi

Menangani cacar air pada bayi umur 2,3,4,56,7,8,9,10bulan lebih pada dasarnya sama dengan cara menangani cacar air pada anak, yaitu :

1. Mengistirahatkan bayi agar proses penyembuhan dapat berlangsung dengan cepat. Mungkin akan sedikit sulit untuk membantu bayi beristirahat karena memang bayi merasa kondisi yang kurang nyaman dan gatal. Untuk itu, sangat penting membantu bayi dengan menciptakan kondisi yang nyaman.

2. Berikan bedak yang akan bekerja secara efektif untuk mengurangi rasa gatal atau juga infeksi karena virus cacar air sehingga bayi dapat beristirahat dengan nyaman. Dalam hal ini gunakan bedak talk salycil yang mengandung menthol karena bedak ini selain mengurangi rasa gatal juga cocok untuk kulit bayi yang sensitif.

3. Berikan makanan yang bergizi pada bayi untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Ini berlaku untuk bayi umur 6 bulan keatas. Makanan yang baik bagi bayi adalah sayuran dan buah-buahan karena kaya akan vitamin. Kandungan vitamin sangat dibutuhkan bayi guna meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan infeksi virus. Akan lebih baik pula jika tidak hanya bayi anda yang mengkonsumsi makanan dengan vitamin yang tinggi, tetapi anda juga harus supaya tidak tertular.

4. Perbanyaklah asupan air putih, untuk bayi anda. Memberikan menu tambahan yang cocok dan tepat seperti misalnya dengan memberikan jeli yang anda buat sendiri di rumah agar benar-benar higienis dan aman serta bebas dari bahan pemanis buatan atau bahkan pengawet.

5. Jagalah kebersihan lingkungan dan diri bayi dengan rajin mengganti pakaian bayi dan pisahkan semua barang jika sudah dipakai dan selalu rutin dicuci, hindari menimbun semua barang sampai banyak untuk dicuci.

6. Jangan lupa agar menjaga agar cacar air pada bayi tidak tergaruk supaya proses penyembuhannya dapat berlangsung cepat.

7. Memberinya banyak cairan ASI, memberikan obat yang direkomendasikan dokter, memotong kuku bayi agar tidakm melukai saat menggaruk.

8. Berikan pakaian bayi yang lebih longgar dari biasanya.

9. Mandikan dengan air hangat dan gunakan handuk kering.
Fakta yang harus Anda pahami mengenai cacar air pada bayi adalah bahwa semua orang hampir pernah mengalami cacar air dan usia 1 hingga 5 tahun merupakan usia yang rentan dan paling mudah terkena virus penyebab cacar air. 

Untuk menghindari cacar air pada bayi orang tua hendaknya memantau kesehatan bayi pada usia-usia krusial ini. Orang tua akan lebih bagus jika dapat memenuhi kebutuhan vitamin dengan memberikan suplemen vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh yang nantinya sangat membantu untuk menangkal serangan infeksi baik virus atau bakteri. Cara di atas juga berlaku buat cacar air pada anak 2 tahun lebih.

Demikian artikel kesehatan www.obatgatal2.com kami mengenai ciri – ciri dan cara mengatasi cacar air pada bayi mulai umur 2 bulan, 3 bulan sampai 10 bulan . Semoga bermanfaat bagi Anda.
Baca yuk

Senin, 19 September 2016

Obat Untuk Cacar Air Pada Anak 2 Tahun Dan Satu Tahun Secara Tradisional

Obat Untuk Cacar Air. Penyakit cacar pada umumnya di jangkit oleh anak-anak di bawah umur 10 tahun dan sangat jarang bila orang dewasa yang terjangkit penyakit tersebut. Hampir 90% orang dewasa bila pernah terserang penyakit cacar, tidak akan tertular lagi. Virus varisela zoster yang menyebabkan timbulnya cacar. Awalnya di tandai dengan munculnya ruam pada kulit, ini merupakan gejala utamanya. Selang beberapa menit, ruam akan berubah menjadi bintik merah yang berisi cairan dan terasa gatal kemudian akan mongering dan menjadi koreng. Ini dapat terkelupas dalam waktu 7-14 hari.

Pertanda awalnya penyakit cacar ini adalah badan terasa panas da tubuh menjadi lemas. Beberapa orang mengira bahwa gejala ini adalah penyakit demam biasa sampai bintik-bintik kecil bermunculan. Ketika bintik-bintik muncul dan mulai berisi cairan seperti air dapat di pastikan bahwa penyakit ini adalah cacar air.

Obat Untuk Cacar Air Pada Anak 2 Tahun Dan Satu Tahun Secara Tradisional

Seorang anak adalah buah hati yang keberadaannya pasti akan membuat kehidupan para orang tua menjadi lebih berwarna dan menyenangkan. Apalagi di saat kehadirannya disertai dengan sehatnya keadaan fisik si anak, pastinya akan lebih disyukuri lagi oleh para orang tua hingga dapat membuat mereka bahagia. Akan terasa sedih jika kesehatan anak mulai menurun di usia pertumbuhanya. Pada usia 1 dan 2th ini adala usia emas bagi mereka. Biasanya di usia ini si anak rentan terserang penyakit karena belum memiliki kekebalan tubuh yang sempurna.
Obat Untuk Cacar Air Pada Anak 2 Tahun Dan Satu Tahun Secara Tradisional

Penyakit Cacar Air Apa?

Dari beberapa penyakit yang dapat menyerang anak adalah cacar air. Biasanya penyakit inilah yang bisa membuat para orang tua panik. Karena penyakit ini merupakan penyakit yang dapat berbahaya dan dapat menular dengan mudahnya. Banyak para orang tua yang mencari obat untuk cacar air . Pada umumnya, biasanya penyakit cacar air ini di karenakan tertular oleh anak yang lainya.

Dengan demikian, di saat anak-anak usia 1-2th terserang cacar air dipastikan anak-anak tersebut harus mendapatkan makanan yang sehat karena dengan itu tubuh si anak akan mempunyai kekebalan tubuh yang sangat baik. Pada usia batita, jika terjankit cacar air akan merasakan panas dan tidak nyaman. Anak-anak akan menangis di saat rasa panas itu menyerang dan dalam tingkat yang akut.

Penyakit cacar air pada batita bisa dicegah dengan cara imunisasi atau bisa di atasi dengan membeli obat untuk cacar air. Imunisasi cacar bisa di dapatkan dengan mudah pada saat ini karena semua puskesmas sudah mempunyai vaksin cacar. Kalau batita terjangkit cacar air akan membuat batita sering menangis dan di rasa tidak nyaman. Para orang tua wajib mewaspadai adanya beberapa iritasi pada tubuh anak karena luka yang diakibatkan oleh cacar air.

Penyakit Cacar pada Anak Balita

Sebagai orang tua, kalian harus tahu dan faham betul akan pengetahuan penyakit cacar dan juga obat untuk cacar air. Sebagai orang tua harus dapat memutuskan langkah apa yang harus dilakukan jika anak anda terserang cacar air. Pada saat ini, banyak pengobatan untuk mengatasi cacar air. Jika anak-anak terserang penyakit cacar air, akan lebih baik jika para orang tua memberi asupan yang bergizi untuk di konsumsi seperti buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C. Sayur dan buah inilah yang mampu dan sangat baik untuk pemulihan kekebalan tubuh anak.

Apabila si anak tidak begitu suka makan sayur dan buah secara langsung, maka para orang tua harus pintar-pintarnya mengatasi masalah ini. Contohnya buah dan sayur bisa di olah menjadi jus yang segar dan membuat anak-anak tertarik untuk mengkonsumsinya. Adapun ada beberapa jenis buah yang baik untuk penyakit cacar air yaitu tomat dan jambu, sedangkan sayur yaitu semua sayuran yang berwarna hijau segar.
Hampir 80% orang pernah terkena cacar air. Karena di dalam tubuh manusia memang sudah ada bibit virus cacar. Maka dari itu, jika tubuh anak dalam keadaan yang lemah dan tidak sehat bisa membuat bibit tersebut mudah menyebar ke tubuh. Buah dan sayur bisa menjadi bahan utama obat untuk cacar air yang tidak berbaha bagi balita.

Apa sajakah obat untuk cacar air ? ada dua alternative pengobatan untuk cacar air, yaitu dengan cara medis dan dengan cara tradisional. Sebaiknya jika untuk pengobatan anak-anak batita atau umur 1 sampai 2 tahun, gunakanlah obat untuk cacar air yang tradisional. Obat yang tidak berbahaya bagi kesehatan anak-anak karena obat tradisional adalah murni 100% dari bahan-bahan tradisional tanpa adanya tambahan bahan kimia dan tanpa bahan pengawet.

Obat Tradisional Untuk Cacar Air Pada Anak 2 Tahun Dan Satu Tahun


Di samping itu, jika ada masalah-masalah yang serius pada cacar air biasanya di tandai dengan pusing-pusing dan nyeri sendi. Tapi setelah beberapa hari, munculah bercak-bercak kecil yang kemerahan pada kulit, biasanya bercak ini di temukan di area sekitar punggung, dada dan perut. Dan pada akhirnya bercak-bercak ini akan menyebar di sekitar wajah. Biasanya anak-anak yang mengalami cacar air hingga 1 – 3 minggu. Cacar air termasuk penyakit lama penyembuhanya karena penyakit ini bisa menular dan penderita harus mendekam diri di dalam rumah sekitar satu mingguan agar cepat pulih dan tidak menular ke teman-teman yang lainya. Adakah obat untuk cacar air yang tradisional pada anak untuk usia 1 – 2 tahun yang bisa mengobati dengan mudah dan efektif tanpa efek samping yang berbahaya?

Obat Untuk Cacar Air Pada Anak 1 Tahun dan Dst

Meskipun penyakit ini dapat hilang dengan sendirinya kurang lebih 2 sampai 3 mingguan, namun untuk mengobati dan mencegah penyakit ini semakin serius, sebaiknya gunakanlah obat tradisional untuk mengatasinya terutama bagi anak-anak. Adapun ada beberapa obat tradisional yang dapat di manfaatkan sebagai berikut ini:

1. Kacang Hijau
Kamu bisa menggunakan obat dengan bahan tradisional yaitu kacang hijau. Kacang hijau merupakan ramuan tradisioanal. Adapun caranya yakni rendamlah kacang hijau hingga mengembang, kemudian tumbuk halus. Setelah selesai di tumbuk sampai halus, oleskan pada bagian kulit yang terserang cacar air. Yang ini cocok untuk batita.

2. Jagung Muda
Obat cacar air tradisional selanjutnya yakni jagung muda. Cara menggunakanya yaitu cucilah sampai bersih si jagung muda tersebut kemudian parut dan oleskan pada bagian kulit yang terserang cacar atau pada again benjolan-benjolan kecil. Lakukanlah secara rutin, dengan di mulai dari tahap pengobatan, penyembuhan sampai bisa menghilangkan bekas cacar air. Yang ini juga cocok untuk batita.

Nah, inilah obat untuk cacar air pada anak usia satu dan dua tahun secara tradisional dengan pengolahan yang lebih mudah dari kami www.obatgatal2.com. Selain itu, obat tradisional cacar air di atas terbilang efektif dan harganya sangat ekonomis. Sebenarnya masih banyak obat-obat tradisional lainya seperti buah mengkudu dan juga temulawak. Ini juga sangat ampuh untuk mengatasi masalah cacar air, namun rasanya yang pahit, mungkin kebanyakan anak-anak tidak menyukainya karena rasanya. Jadi 2 obat yang ada di atas inilah bia menjadi solusi bagi para orang tua untuk mengatasi masalah penyakit cacar air pada anak.
Baca yuk

Minggu, 18 September 2016

Larangan/Pantangan Cacar Air yang harus dihindari saat cacar air Dan Yang Dianjurkan Untuk Pengobatannya

Pengertian Cacar air adalah sebuah penyakit yang harus dialami oleh semua orang, terjadi hanya satu kali seumur hidup dan biasanya terjadi pada saat usia di bawah 10 tahun. Kalaupun ada orang dewasa yang mengalami cacar air, biasanya adalah mereka yang belum mengidap cacar pada saat mereka kecil dan jumlahnya sangat sedikit. Orang yang sudah pernah mengidap cacar air, kecil kemungkinan tertular kembali, terlebih jika sistem imun tubuh yang dimiliki sangat kuat.

Larangan/Pantangan Cacar Air yang harus dihindari saat cacar air Dan Yang Dianjurkan Untuk Pengobatannya

Penyakit cacar ini disebabkan oleh sebuah virus yang dinamakan Varisela Zoster, dengan gejala umum yang berupa ruam merah pada kulit yang kemudian akan berubah menjadi bintil-bintil merah, berisi cairan yang disertai rasa gatal yang luar biasa. Tetapi kelak bintil yang berisi cairan tersebut akan mengering dengan sendirinya, kemudian berubah sedikit demi sedikit menjadi koreng-koreng di permukaan kulit dan akhirnya terkelupas dalam kurun waktu seminggu hingga paling lama dua minggu. 

Bagian-bagian kulit yang biasanya ditumbuhi bintil-bintil berisi cairan tersebut adalah seluruh wajah, bagian tersembunyi seperti belakang daun telinga atau leher, lengan dan juga kaki, bahkan samai ke kulit kepala. Adanya rasa gatal yang bercampur perih di sekitar bintil, akan membuat pasien cacar air tak tahan untuk menggaruk dan berakibat pecahnya bintil yang kemudian berefek buruk pada kulit. Bekas bintil yang pecah karena digaruk (atau dipecahkan) akan meninggalkan bekas lubang pada permukaan kulit yang tak akan kembali normal. Karena itu, pasien yang berusia di bawah sepuluh tahun harus diawasi dengan baik, supaya tidak kecolongan menggaruk bintil cacar mereka. 

Memang tidak ada langkah-langkah penanganan khusus untuk mengobati penyakit ini, adapun tujuan pengobatannya adalah untuk mengurangi gejala yang muncul. Ada dua jenis obat yang memang biasa digunakan sebagai penanganan, yakni paracetamol yang berfungsi untuk menurunkan demam yang mengiringi cacar, serta losion atau bedak kalamin yang memberi efek dingin dan bisa mengurangi rasa gatal yang timbul di permukaan kulit.
Larangan/Pantangan Cacar Air yang harus dihindari saat cacar air Dan Yang Dianjurkan Untuk Pengobatannya

Cacar Akan  Sembuh dengan Sendirinya?

Walau ada pasien cacar yang sembuh sendirinya tanpa adanya penanganan medis, akan tetapi tak sedikit yang perlu penanganan medis supaya bisa lekas sembuh, terutama apabila anak yang tertular cacar mengalami infeksi pada bintil-bintil di kulit mereka atau anak mengalami sesak napas dan dada yang terasa sakit. Jika demikian, segera hubungi dokter untuk melakukan tindakan medis.

Yang harus dikhawatirkan justri pengidap cacar di usia dewasa, mereka cenderung berisiko mengalami komplikasi. Tetapi risiko itu bisa dihindari apabila obat penangkal virus diberikan pada tahap awal penyakit. Wanita hamil dan bayi yang baru lahir juga berisiko tinggi tertular cacar, terutama apabila mereka tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang terjaga dengan baik. Baik bayi yang baru lahir maupun ibu hamil perlu mendapatkan bantuan medis secepatnya setelah mereka positif terpapar virus cacar air.

Makanan untuk penyakit cacar air

a. Makanan yang baik untuk penderita cacar air
Mari kita mulai dengan makanan yang disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita cacar air terlebih dulu. Berikut beberapa di antaranya;

b. Buah yang baik untuk penderita cacar air
Buah-buahan yang mengandung banyak vitamin C sangat baik untuk penderita cacar air. Pasalnya, buah dengan vitamin C dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh penderita cacar air sehingga dapat mengurangi gejala cacar air yang ditimbulkan. Dalam hal ini, konsumsi buah jeruk segar atau jus jeruk sangat disarankan. Akan tetapi disarankan untuk tidak memakan buah dengan rasa asam karena akan memperburuk keadaan.

C. Minuman yang dianjurkan saat cacar air
Beberapa jenis herbal teh yang berasal dari chamomile, kemangi, dan kayu manis bisa menjadi pilihan yang baik untuk penderita cacar air. Pasalnya, penderita cacar air rentan sekali dengan kehilangan nafsu makan yang pada kelanjutannya akan menyebabkan dehidrasi. Makanan sehat untuk cacar air yang disebutkan sebelumnya bisa menjadi salah satu solusi alternatif yang baik untuk penderita.

d. Makanan yang baik untuk penderita cacar air lainnya
Makanan lain yang dapat dikonsumsi oleh penderita cacar air adalah tahu, kenari, wortel, jahe, bawang putih, blueberry, buah bit, kacang mete, dan yang lainnya. Selain itu buah dan sayur yang mengandung banyak air seperti mentimun, semangka, kiwi, kubis, bayam, tomat, dan yang lainnya juga sangat dianjurkan.

Makanan yang dilarang untuk penyakit cacar air

Sebaliknya, penderita cacar air harus pandai dalam memilih makanan. Hindari konsumsi makanan yang akan membuat rasa sakit cacar air makin terasa nyeru . Makanan yang dapat menyebabkan inflamasi juga harus dihindari. Berikut adalah daftar makanan pantangan untuk penyakit cacar air:
1.    Makanan Ikan asin (bergaram)
2.    Daging
3.    Roti dan makanan yang membutuhkan proses berat
4.    Produk susu
5.    Junk food
6.    Makanan yang kaya lemak jenuh
7.    Makanan asam
8.    Makanan pedas
9.    Makanan yang mengandung arginin seperti kacang tanah, cokelat, biji-bijian
10.  Makanan yang mengandung lemak trans, dll
Hindarilah makanan diatas terutan ikan asin apalagi rebon udang karena akan menambah sakir dan nyeri cacar air yang anda alami saat ini.

Larangan dan Pantangan Untuk Pasien Cacar Air yang harus dihindari saat cacar air

Untuk pengobatan lanjutan dari pasien cacar, ada beberapa larangan atau pantangan yang harus dipatuhi oleh para pasien supaya tidak terjadi infeksi atau komplikasi penyakit. Silahkan disimak larangan penderita cacar air nin:
  1. Tidak boleh keluar rumah. Hal ini dimaksudkan supaya virus cacar tidak menyebar ke lingkungan sekitar. Selain itu, kondisi tubuh penderita cacar lebih lemah dibandingkan dengan mereka yang tidak sedang mengidap cacar, maka artinya penderita cacar berisiko lebih tinggi terpapar virus lain dan mengakibatkan komplikasi penyakit yang lebih serius lagi.
  2. Hindari hawa dingin. Jangan keluar rumah di pagi hari atau malam-malam, sebab hawanya lebih dingin dibandingkan waktu-waktu yang lain. Apalagi jika menyengajakan diri pergi atau berada di lingkungan yang memiliki suhu dingin dalam waktu yang lama, akibatnya adalah muncul bintil yang lebih banyak dan rasa gatal serta perih yang makin merajalela.
  3. Jangan pakai barang milik bersama. Jika tinggal bersama dengan keluarga besar, biasanya ada barang-barang yang bisa digunakan bersama, misalnya selimut, sapu tangan atau bahkan handuk. Apabila ada anggota keluarga yang mengidap penyakit ini, pastikan perlengkapan mandi dan juga pakaiannya tidak digunakan bersama, supaya virusnya tidak tertular pada anggota keluarga yang lainnya.
  4. Jangan menggaruk atau memecahkan bintil. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, menggaruk atau memecahkan bintil cacar akan mengakibatkan iritasi pada kulit dan juga akan meninggalkan bekas lubang di permukaan kulit. 
  5.  Hindari makan gorengan, atau makanan yang mengalami proses goreng. Menyantap makanan yang berminyak akan membuat ruam pada kulit menjadi lebih sensitif dan sulit mengering. Selain itu menghindari makanan atau minuman yang berbahan dasar susu juga berperan penting dalam percepatan penyembuhan cacar. Keju, susu dan mentega akan membuat permukaan kulit lebih lembab dan berminyak sehingga membuat kulit yang berbintil berisiko terkena alergi atau penyakit kulit lainnya.
  6. Jangan makan yang amis. Hindari daging, olahan kulit dan lemak-lemak sapi atau kambing. Sebab semuanya akan membuat tubuh terasa panas dari dalam, sementara pasien cacar mengalami demam tinggi, dan makan makanan amis akan memperburuk keadaan. Itulah enam pantangan penderita cacar air. Berikutnya adalah anjuran. Berapa lama harus anda hindari Baca batasannya di Masa Dan Cara Penularan Penyakit Cacar Air Serta Berapa Lama Cacar Air Sembuhnya?.

Anjuran Pengobatan Cacar Air

Berikut ini beberapa anjuran cacar air yang mesti anda lakukan.

  1. Buat pasien selalu beristirahat, menjaga pola makan mereka dengan hanya menyantap makanan yang dikukus atau direbus serta menghindari makanan yang rasanya tajam.
  2.  Berikan asupan nutrisi yang diperlukan, bisa mengkonsultasikan hal ini terlebih dahulu pada pihak medis.
  3. Penderita cacar boleh saja mandi, asal mandi dengan menggunakan sabun antibiotik dan selepas mandi menggunakan losion kalamin yang akan meringankan rasa gatal.
  4.  Periksakan ke dokter secara berkala, terutama apabila tidak ada tanda-tanda kemajuan pada ruam atau bintil yang muncul pada permukaan kulit.
  5.  Lepaskan pemakaian bedak, terutama bedak tabur setelah bintil-bintil mulai pecah, sebab bedak tabur malah akan membuat daerah perluasan virus semakin lebar ke bagian kulit yang masih sehat.
  6. Jagalah kebersihan kulit penderita. Dalam hal ini, penderita juga harus memiliki kesadaran akan penyakit yang tengah mereka derita. Penyakit cacar ini berhubungan erat dengan kebersihan kulit, jadi pastikan selalu mandi dengan menggunakan sabun antibiotik, kalau perlu air yang akan digunakan mandi pun disterilkan dengan menggunakan cairan antiseptik yang banyak dijual di pasaran.
Merawat pasien cacar tidak seberapa sulit, sebab cacar air tidak menimbulkan gejala-gejala serius seperti halnya penyakit lain. Akan tetapi tak ada salahnya untuk selalu waspada, pastikan panas tubuh pasien yang demam tetap dalam tahap normal dan tak bergejala kejang, usahakan supaya demam mereka cepat reda dengan memberikan banyak air putih. 

Kemudian cek selalu kondisi kulit dan bintil yang timbul, serta jaga kebersihan kuku, jangan sampai terlalu panjang karena dikhawatirkan bisa menyebabkan lecet saat menggaruk. Setelah sembuh, berikan salep khusus penghilang bekas luka untuk mempercepat pemulihan kondisi kulit pasca cacar air.Sekian dari kami www.obatgatal2.com. Jangan Lupa Like ya!
Baca yuk