Kamis, 13 April 2017

Apa Itu Pengertian, Ciri Dan Gejala Penyakit Herpes Kulit Simpleks dan Zoster

Baca lagi:
Apa Itu Pengertian Herpes ? -Penyakit Herpes pasti sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Cukup banyak masyarakat yang menderita herpes. Herpes merupakan infeksi virus yang menyebabkan infeksi kulit yang ditandai dengan adanya pelepuhan kecil pada area genital atau sekitar mulut. Yang menjadi masalah adalah herpes ini menyebabkan infeksi yang berulang dan pada dasarnya memang tidak ada obat yang bisa mematikan virusnya secara total namun yang bisa dilakukan adalah pengendalian terhadap gejala dan virusnya.

Jeni-jenis Penyakit Herpes

Penyakit Herpes pada dasarnya ada dua jenis yaitu herpes zoster dan herpes simpleks. Herpes sendiri memiliki ciri-ciri peradangan pada kulit disertai dengan adanya gelembung-gelembung kecil berisi air. Meskipun demikian banyak juga penderita herpes yang bahkan tidak mengalami gejala tersebut. Karena ia disebabkan virus, infeksi bisa terjadi secara berulang tanpa diketahui kapan akan menyerang kembali. Yang harus diwaspadai dari herpes ini adalah ia bersifat menular baik melalui kontak langsung dengan kulit, penggunaan bersamaan barang-barang pribadi, dan hubungan seksual.

Apa Itu Pengertian, Ciri Dan Gejala Penyakit Herpes Kulit Simpleks dan Zoster

Ciri Dan Gejala Penyakit Herpes Kulit

Setelah mengetahui pengertiannya, berikut adalah ciri-ciri serta gejala dari Penyakit Herpes yang berdasarkan jenis herpesnya:

  1. Herpes Zoster
    Herpes ini merupakan jenis herpes yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Yang menjadi ciri dari herpes zoster adalah adanya ruam pada bagian tubuh yang terinfeksi virus tersebut. Seperti yang telah disebutkan bahwa virus herpes tidak bisa dimatikan secara permanen dan akan tetap tinggal pada tubuh yakni pada bagian sistem saraf. Gejala lainnya selain ruam yakni rasa sakit pada sebagian tubuh, gatal, melepuh dan kemerahan. Gejala ini biasanya akan bertahan selama 2 hingga 3 minggu lamanya.
    Gejala serta ciri dari Penyakit Herpes ini biasanya menyerang daerah mulut, wajah, serta telinga. Gejala tersebut bisa dialami mereka yang sudah berusia lanjut ataupun bayi yang dibawah satu tahun yang sejatinya memiliki sistem imunitas tubuh yang lemah. Sama seperti jenis herpes lainnya, herpes zoster juga tidak bisa diobati dan tindakan yang dilakukan yakni untuk meredakan rasa sakit yang ditimbulkan, serta mencegah agar gejala tidak sering kambuh.
  2. Herpes Simpleks
    Herpes simpleks terbagi lagi kedalam dua jenis yakni tipe 1 dan tipe 2. Untuk herpes simpleks tipe 1 biasa disebut herpes oral. Kondisi yang terlihat pada tipe herpes ini biasanya dilihat sebagai demam. Infeksi biasanya terjadi diarea mulut, hidung, dan area didekatnya. Bisa dikatakan bahwa gejala yang ditimbulkan oleh virus herpes jenis ini tidak memerlukan tindakan khusus dan bisa diobati oleh salep yang dijual bebas di apotik atau toko obat. Yang perlu diperhatikan adalah Penyakit Herpes simpleks tipe 1 ini bisa menular melalui hubungan seksual oral. Jadi, kontak langsung dengan mulut yang terkena virus bisa menyebarkan virus.
    Untuk jenis herpes simpleks tipe 2 disebut juga herpes genital yang disebabkan oleh virus herpes tipe 2. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini meliputi sensasi gatal, panas, demam, serta gejala yang menyerupai flu. Virus herpes tipe 2 ini bisa menular melalui hubungan seksual. Perpindahan virus biasanya tidak disadari oleh pembawa virus maupun orang yang ditulari. Perpindahan tersebut bahkan kadang tidak diiringi dengan gejala-gejala. Biasanya dokter menganjurkan untuk memakai kondom saat berhubungan seksual dan tidak melakukan hubungan sama sekali ketika infeksi sedang kambuh.

Gejala Penyakit Herpes

Gejala-gejala yang timbul pada penderita Penyakit Herpes bisa saja berulang saat kambuh. Sehingga dibutuhkan tindakan pencegahan yang dapat mengontrol agar frekuensi kambuh bisa ditekan seperti:
  • Stress
    Stres ini bisa meliputi stres secara emosi maupun fisik. Stres emosi yaitu jenis stres yang disebabkan hal-hal yang bersifat emosional seperti adanya tekanan batin, terlalu banyak pikiran, rasa khawatir berlebihan dan sebagainya. Sedangkan stres fisik biasanya disebabkan oleh aktifitas fisik yang berlebihan seperti olahraga atau kerja yang terlalu berat.
  • Aktifitas seksual
    Aktifitas seksual bisa menyebabkan kambuhnya gejala herpes. Virus bisa kembali bangkit atau aktif bila penderita melakukan aktifitas seksual terutama bila sering berganti pasangan.
  • Demam
    Penderita harus menjaga kestabilan tubuhnya agar tetap sehat. Sehingga jika penderita mengalami demam maka suhu tinggi pada tubuh bisa memicu virus herpes untuk aktif kembali. Begitupun jika penderita terlalu lama terpapar sinar matahari. Maka tubuh akan mengalami kenaikan suhu berlebih dan membangkitkan keaktifan virus herpes.
Selain beberapa hal tersebut, hal-hal lainnya yang mampu memicu kambuhnya Penyakit Herpes adalah konsumsi obat-obatan tertentu, wanita yang sedang mengalami haid, serta pasca operasi. Hal-hal yang menyebabkan kondisi tubuh tidak stabil maka bisa saja memicu kambuhnya herpes. Inilah mengapa herpes merupakan a life-time disease atau penyakit seumur hidup karena ia bisa kambuh kapan saja bahkan tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu.

Trik Mencegah Penularan Penyakit Herpes

Mengingat tidak ada batasan khusus siapa saja yang bisa terserang virus herpes, maka jika seseorang didiagnosa dengan penyakit ini harus memiliki kesadaran untuk bisa lebih memperhatikan kondisinya sendiri dan juga untuk tidak menularkannya kepada orang lain:
  1. Praktek seks yang aman
    Kegiatan seks yang harus dilakukan oleh penderita Penyakit Herpes tentu saja haruslah secara aman dan sehat. Kategori aman dan sehat adalah dengan tidak bergonta ganti pasangan dan setia pada satu pasangan seks saja. Mengenai kondisi pribadi maka bisa diberikan penjelasan kepada pasangan. Melakukan kegiatan seks juga harus dilakukan dengan tidak berlebihan yang dapat menyebabkan luka atau gesekan pada daerah genital. Luka tersebut bisa memicu virus untuk masuk pada tubuh.
  2. Menjaga kebersihan pribadi
    Penderita harus lebih memperhatikan akan kebersihan pribadinya misalkan mencuci tangan setelah mencuci bagian tubuh yang terinfeksi (mengalami perlukaan). Jika penderita menyentuh bagian tubuh lain tanpa mencuci tangan sebelumnya maka bisa menularkan virus pada bagian tubuh lain yang tidak terinfeksi.
  3. Tidak bertukar peralatan dan pakaian pribadi
    Bagi anak-anak muda bertukar pakaian dan peralatan pribadi lainnya seperti handuk, lipstik, dan lain sebagainya adalah hal biasa untuk dilakukan. Namun jika hal ini dilakukan oleh penderita Penyakit Herpes maka ini bisa menyebabkan penularan virus. Baca lagi artikel obat gatal sebelumnya: Kumpulan Obat Penyakit Kulit Herpes Menahun Alami Dan Ampuh.
  4. Menjaga imunitas tubuh
    Imunitas tubuh memegang peranan penting dalam memerangi segala macam infeksi yang disebabkan virus. Maka bagi yang sehat sebaiknya menjaga imunitas tubuh dengan sebaik-baiknya agar tidak mudah terserang virus dan juga tidak mudah tertular virus. Untuk penderita, penting untuk menjaga imunitas agar tidak sering kambuh.

Penderita merasa herpes adalah penyakit yang membuat frustasi karena bisa kambuh kapanpun. Namun dengan penanganan yang tepat dari dokter, serta penerapan pola hidup sehat maka virus ini bisa dikontrol. Penderita herpes masih bisa menjalani hidup yang normal dan tidak mengganggu ketika virus terkontrol dengan baik sehingga kemunculan kambuhnya Penyakit Herpes ini bisa ditekan.Sekian aja dari kami www.obatgatal2.com , Insaallah jika anda berusa lebih baik akan sehat.
Loading...
Previous Post
Next Post

0 komentar: