Selasa, 11 April 2017

Obat Jamur Kulit Di Apotik Yang Ada Aman Dan Paling Ampuh

Baca lagi:
Ada banyak macam-macam penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi jamur, seperti panu, kutu air, kurap, gatal-gatal selangkangan dan lain sebagainya. Semua penyakit kulit tersebut harus segera di tangani dengan memberikan obat jamur kulit yang aman dan ampuh sehingga jamur tidak akan kembali menginfeksi kulit.

Tersedia pilihan obat jamur kulit di apotik yang ada aman dan paling ampuh yang dapat Anda beli. Akan tetapi tidak semua obat jamur kulit paling ampuh bisa di beli secara bebas, ada beberapa obat jamur kulit yang membutuhkan resep dokter. Di iklan-iklan TV atau media lainnya banyak obat jamur kulit kepala dan tangan yang dapat diperoleh tanpa resep dokter seperi obat jamur salep atau krim dengan berbagai merek.

Daftar Obat Jamur Kulit Yang Ada Di Apotik Aman Dan Paling Ampuh

Sebelum Anda mengambil keputusan dalam membeli dan menggunakan obat jamur kulit di apotik, sebaiknya pahami terlebih dahulu ciri-ciri, bentuk dan jenis infeksi jamur yang menjangkiti kulit Anda.

merek Obat Jamur Kulit Di Apotik Yang Ada Aman  Dan Paling Ampuh

Tanda-tanda jamur kulit  
Beberapa ciri dan bentuk yang khas pada kulit yang terinfeksi jamur dapat kita lihat dari tanda-tandanya seperti :
  • Umumnya kulit yang terinfeksi jamur akan berubah warnanya seperti kemerahan, putih, cokelat atau pink.
  • Kulit yang terinfeksi jamur pada umumnya akan bersisik.
  • Pada umumnya area kulit yang terinfeksi jamur akan terasa gatal dan kadang-kadang tidak tahan untuk menggaruknya yang berakibat munculnya luka.
  • Bulu atau rambut pada kulit yang terinfeksi jamur biasanya akan jadi rontok.
  • Penyebaran dan pelebaran penyakit kulit akibat jamur akan cepat apalagi dalam kondisi berkeringat.

Kenali jenis-jenis jamur kulit

Sebelum bahas oabt jamur pada kulit paling ampuh di apotik maka kita bahas dulu apa saja jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur:
  1. Kurap
    Kurap, dalam istilah medis dikenal dengan sebutan tinea. Kurap merupakan infeksi jamur pada kulit yang mengakibatkan rasa gatal dan angat mudah menyebar. Kurap bisa muncul dimana saja termasuk selangkangan, atau dalam istilah medis dikenal dengan tinea cruris. Gejala penyakit kulit ini berupa ruam kemerahan dan area ruam bagian tengah yang lebih berwarna terang dan tepi yang lebih naik dari kulit sekitarnya, serta ruam ini juga dapat berupa kulit yang bersisik. Untuk memastikan bahwa itu kurap atau bukan maka perlu diagnosa. Bisanya dokter akan melakukan diagnosa sederhana yaitu hanya melihat penampakan ruam atau bila perlu melakukan pengerokan kulit di atas ruam dan diperiksa di laboratorium.
    Di daerah tropis yang beriklim lembab dan panas seperti Indonesia, banyak ditemukan kasus-kasus penyakit tinea cruris. Apalagi jika Anda kurang baik dalam menjaga kebersihan badan.
  2. Panu
    Panu atau dalam bahasa kedokteran disebut Tinea Versicolor diakibatkan oleh infeksi jamur Malassezia Furfur. Kondisi kulit yang terjangkit infeksi jamur panu tersebut akan ditandai dengan munculnya bercak putih dan rasa gatal, apalagi ketika sedang berkeringat.
    Disinyalir ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan jamur panu tersebut berkembang biak secara capat pada sebagian orang diantaranya :
    • Faktor usia yaitu remaja dan dewasa awal atau dewasa muda
    • Faktor kulit yang banyak mengeluarkan minyak
    • Faktor keringat yang berlebihan
    • Faktor cuaca atau lingkungan yang panas dan lembab
    • Faktor penurunan kekbalan tubuh
  3. Kutu Air
    Kutu air bisanya menyerang kulit tubuh bagian kaki. Gejala kutu air ditandai dengan kulit kaki atau telapak kaki retak, kulitnya mengelupas dan terdapat pada sela-sela jari kaki. Selain itu, tanda lain dari kutu air adalah kulit tampak kemerahan dan sangat gatal, perih dan nyeri terutama jika terkena air. Kutu air termasuk penyakit kulit yang mudah menyebar kebagian yang lain seperti telapak kaki, pangkal paha, ketiak dan tangan. Untuk menghindari penyebaran yang lebih luas, diusahakan agar tidak digaruk dan segera diobati dengan obat jamur kulit yang bagus dan sesuai.
  4. Jamur Kulit Kepala
    Kulit kepala yang terinfeksi jamur yang berkembang pada umumnya akan ditandai dengan munculnya bercak abu-abu atau bintik-bintik hitam, kulit kepala menajadi bersisik, dan rambut akan mudah rusak dan rontok sehingga dapat menimbulkan kebotakan. Selain itu, kulit kepala juga kerap menjadi sangat gatal bahkan mungkin saja sipenderita akan mengalami demam.

Nama-nama Obat Jamur Kulit Di Apotik

Ini adalah obat apotek yang bisa anda pakai sebagi obat jamur pada kulit anda:
  1. Obat Jamur Kulit Miconazole
    Miconazole adalah obat untuk mengatasi infeksi jamur yang berkembang dan menjangkiti bagian-bagian tubuh, seperti kulit, vagina atau mulut. Obat ini berfungsi dalam membunuh dan menghentikan pertumbuhan jamur. Selain di kulit, vagina dan mulut, miconazole juga dapat mengobati infeksi jamur yang terjadi pada kuku. Pada bayi lima tahun (balita), micanazole dapat digunakan untuk mengobati kondisi ruam popok yaitu infeksi yang terjadi di bagian bokong bayi akibat dari pemakaian popok.
    Berbagai macam bentuk obat micanazole yaitu salep, krim, oral gel, bedak, dan kapsul yang khusus untuk infeksi jamur pada vagina. Sebaiknya tanyakan kepada dokter jika akan digunakan pada anak-anak, berapa dosis yang benar. Dan ikuti anjuran dokter dalam penggunaan obat ini atau anda baca informasi pada kemasan produk tentang cara penggunaanya. Namun untuk salep Anda bisa membeli secara bebas tanpa harus dengan resep dokter dan tersedia dalam berbagai merek dagang. Salep anti jamur ini dapat dioleskan pada ruam kulit dalam jangka waktu tertentu sampai beberapa minggu. Sedangkan Tablet anti jamur biasanya akan diberikan jika kurap, panu, atau penyakit kulit akibat jamur lainnya sudah luas dan tidak ada tanda-tanda kesembuhan setelah diobati dengan salep.
  2. Obat Jamur Kulit Terbinafine Hydrochloride
    Terbinafine hydrochloride dapat digunakan dalam mengobati kurap, kutu air atau tinea corporis. Dalam bentuk salep obat ini tidak memerlukan resep dokter. Obat jamur kulit paling ampuh ini bekerja sangat ampuh dalam menghentikan epoxidase sehingga sel jamur akan kekurangan ergosterol dan pada akhirmya sel jamur tersebut akan mati. Pada umumnya obat ini dioleskan pada area kulit yang terinfeksi sebanyak dua kali sehari. Namun Anda harus tahu ada efek samping yang munkin muncul setelah menggunakan obat ini seperti rasa panas, iritasi kulit dan kulit kering.

  3. Obat Jamur Kulit Butenafine Hydrochloride
    Obat jamur kulit butenafine hydrochloride mempunyai cara kerja yang mirip dengan terbinafine hydrochloride, yaitu dapat mengobati jamur kutu air, panu, dan jamur diselangkangan atau tinea cruris. cara pemakaian salep jenis ini adalah dengan dioles dua kali sehari selama beberapa minggu, sedangkan untuk gatal diselangkangan atau kurap gunakan satu kali dalam sehari atau sesuai petunjuk dokter. Baca lagi artikel obat gatal sebelumnya: Cara menghilangkan Panu Di Wajah Dalam 1 Hari Secara Alami Tanpa Bekas.

  4. Obat Jamur Kulit Tolnaftate
    Walaupun obat ini belum diketahui secara pasti cara kerjanya, akan tetapi zat yang terkandung di dalamnya disinyalir dapat merusak pertumbuhan jamur. Obat jamur kulit tolnaftate diketahui tidak hanya mampu mengobati infeksi jamur namun juga dapat mencegah jamur berkembang kembali. Cara pemakaian obat salep ini adalah bersihkan dan keringkan area kulit yang terinfeksi jamur kemudian oles dengan obat ini dua kali sehari.
Demikian uraia singkat kami www.obatgatal2.com tentang obat jamur kulit di apotik yang ada aman dan paling ampuh, semoga bermanfaat.
Loading...
Previous Post
Next Post

0 komentar: