Jumat, 07 Oktober 2016

Ciri-Ciri Penyakit Kista Dan Miom Di Rahim, Payudara Pada Perempuan Perlu anda Tahu

Baca lagi:
Sebelum kita membahas masalah ciri-ciri penyakit kista dan miom di rahim dan payudara perempuan, alangkah baiknya kita ketahui kalau kista dan miom, nampaknya kian hari kian menggejala bahkan menjadi momok yang menyakitkan bagi perempuan. Seseorang yang mengidap kista dalam tahap yang paling parah akan nampak seperti orang hamil berumur sembilan bulan. Tak hanya itu, kista dan miom membuat haid berjalan tidak teratur, hingga berakhir di meja operasi.

Ciri Ciri Penyakit Kista Dan Miom Di Rahim, Payudara Pada Perempuan Perlu anda Tahu

Sebelum kita mengetahui ciri-ciri penyakit kista, perlu kita ketahui terlebih dulu kista dan miom adalah tumor, karena dalam definisi yang sederhana, semua jenis benjolan adalah tumor. Kista dan miom adalah tumor yang tumbuh di rahim wanita. Sekalipun tumor, kedua-duanya adalah tumor jinak, yang keberadaannya seringkali tidak disadari karena sering hadir tanpa adanya keluhan. Tetapi kista dan miom merupakan penyakit yang terbanyak ditemui oleh wanita terutama di organ reproduksinya.
Ciri-Ciri Penyakit Kista Dan Miom Di Rahim, Payudara Pada Perempuan Perlu anda Tahu

Penyebab Penyakit Kista dan Miom

Sekalipun tidak berbahaya, namun keduanya harus diangkat jika tak ingin mengganggu keseimbangan tubuh. Para ahli (dokter) seringkali tidak habis pikir bagaimana kista dan miom bisa tumbuh, tetapi para ahli memprediksi, kemungkinan karena gaya hidup, faktor hormonal dan reaksi kimia yang berasal dari makanan, akibat terbiasa mengonsumsi makanan-makanan modern yang kebanyakan berpengawet, mengandung pemanis buatan, mengandung pewarna dan lain sebagainya. Selain itu juga stress, juga pengaruh hormon estrogen dan progesteron turut mempengaruhi berkembangnya tumor. Karena itulah sering didapati, perempuan subur (masih bisa hamil) dapat lebih mudah terpapar tumor daripada wanita menopouse.

Selain itu penyebab lainnya adalah karena infeksi jamur yang tumbuh di sekitar dinding rahim. Bahkan penyebab miom atau kista karena jamur inilah, menurut para ahli ginekologi, walaupun telah diangkat dinding rahimnya, tetap akan menyebabkan kemungkinan tumbuhnya kista atau miom dapat terjadi lagi, karena infeksi ini bisa saja terjadi di luar dinding rahim.

Diantara penyebab semua itu, yang paling tepat dari penyebab terjadinya kista atau miom, kemungkinan besar karena adanya zat karsinogen. Zat karsinogen adalah sel-sel yang bermutasi, berkembang biak secara tak terkendali karena reaksi kimia dari zat-zat karsinogenik seperti asap rokok, kendaraan bermotor, dan senyawa lain yang biasa terdapat dalam makanan. Di dalam penelitian dikatakan, ada sekitar 30 senyawa yang dapat menyebabkan kanker, adapun 300 senyawa lainnya adalah penyebab kanker pada binatang.

Tidak semua penderita kista atau miom tidak mengalami keluhan, ada juga yang tetap mengalami keluhan. Jika terjadi keluhan biasanya dirasakan sebagai berikut, yakni rasa nyeri di bagian bawah, rasa nyeri saat berhubungan seksual, sering buang air kecil dan sering buang air besar, apabila kista atau miom ini sudah membesar, akan terasa benjolan di bagian bawah perut. Selain itu miom akan mengakibatkan seseorang mengalami pendarahan, pendarahan yang bisa terjadi pada saat menstruasi atau di luar menstruasi. Ketika dalam keadaan menstruasi, darah yang keluar juga bisa jadi lebih banyak dari biasanya. Kista dan miom membuat peluang untuk hamil lebih sulit karena penyakit tersebut menekan saluran indung telur dan lain sebagainya.

Ini Dia Ciri-Ciri Penyakit Kista

Untuk lebih lengkapnya, sebelum kita membahas ciri-ciri penyakit kista, lebih dulu perlu kita ketahui pengetahuan dari keduanya. Kista adalah sejenis tumor jinak yang berbentuk kistik atau cairan berisi nanah, udara dan bahan-bahan lainnya yang terbungkus selaput macam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal di sekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah sebabnya tumor jinak relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan agar tidak membahayakan kesehatan penderitanya.

Berdasarkan tingkat keganasannya, ada kista yang disebut neo plastik dan non neo plastik. Kista neo plastik sifatnya jinak dan mengempis dengan sendirinya selama 2-3 bulan. Adapun kista non neoplastik harus dioperasi, tapi kesemuanya bergantung pada ukuran dan sifatnya, dan memerlukan riset selama bertahun-tahun. Selain tumbuh di sekitar ovarium, ada kista yang tumbuh di vagina, atau di daerah vulva, di sekitar alat kelamin perempuan. Kista yang tumbuh di sekitar vagina inilah yang sering populer disebut endometriosis, salah satu kelainan yang menyerang alat reproduksi wanita, khususnya dinding rahim dimana dalam setiap bulannya jaringan di dinding rahim yang tidak dibuahi akan luruh (menstruasi) tetapi karena kelainan, dinding rahim atau endometrium justru tumbuh di luar dinding rahim.

 Ciri Ciri Penyakit Miom

Berbeda dengan kista, miom adalah lapisan yang terbungkus semacam selaput jaringan tetapi lebih kenyal dan berukuran sebesar kacang polong. Miom pada mulanya hanya satu, tetapi jika tidak ditangani akan menjadi berkembang. Tetapi menurut penelitian, miom takkan pernah berubah menjadi kanker, dan dalam tingkat yang paling parah hingga penanganannya melalui operasi itu akan terjadi setelah bertahun-tahun lamanya. 

Adalah sangat berbahaya jika seorang penderita miom mengalami hamil muda, kemungkinan kegugurannya lebih besar karena miom yang tumbuh berkembang akan mendesak rahim yang baru menempel menjadi gugur. Selain itu bahaya lainnya bagi wanita hamil yang mendapatkan miom kemungkinan besar jika ditakdirkan dapat melahirkan akan mengalami gangguan letak plasenta, kelainan letak janin, jalan lahir terhalang, kontraksi rahim akan menjadi lemah jika mengalami persalinan normal.

 Ciri-Ciri Penyakit Kista dan Miom Secara Umum

 1. Nyeri haid hebat dan terus menerus.
 2. Pembesaran di perut. Kadang-kadang, kalau masih kecil, belum teraba. Tapi, semakin besar, akan makin teraba seperti ada benjolan.
3. Muncul gejala-gejala penekanan akibat pembesaran kista/mioma. Misalnya, ke depan menekan kandung kencing, ke belakang ke rektum. Akibatnya, muncul gangguan buang air besar dan buang air kecil.
4. Pada mioma uteri, jika ukurannya besar, bisa menekan organ-organ sekitarnya.
5. Jika kista bertangkai, bisa muncul nyeri perut tiba-tiba, bahkan muntah-muntah akibat tangkai kista yang terpuntir.
 6. Bisa juga membuat luas permukaan endometrium menjadi lebih tebal, sehingga haid jadi lebih banyak

Untuk mengatasi miom maupun kista, sebenarnya para dokter maupun ilmuwan medis sudah memberikan caranya, diantaranya melalui beberapa jalan misalnya. Jika penyakit kulit seperti  cacar telah menimpa anda maka butuh Cara Menghilangkan Bekas Cacar Yang Berlubang di Wajah, Tangan Dan Kaki

Pengobatan Herbal

Pengobatan herbal ini diyakini bisa menyembuhkan miom atau kista, asalkan herbal yang dimaksud memang terbukti secara klinis dan teruji sebagai obat yang benar-benar mujarab. Hanya saja kelemahannya, obat-obatan herbal ini tidak dapat sembuh dalam waktu cepat, melainkan bertahun-tahun, itupun tidak semua obat herbal tersebut juga mujarab, jika sifat dari tumor atau kista itu cenderung berat, maka melalui pengobatan herbal terkadang juga kurang mujarab. Salah satu sel yang dibunuh dalam sistem pengobatan herbal adalah sel NK dan LAK selain itu juga berfungsi membuang racun detoksifikasi pada obat dan menormalkan sistem peredaran darah manusia.

Terapi Hormonal

Pengobatan berikut berfungsi untuk menyeimbangkan hormon, antara estrogen, progesteron, FSH dan LH. Jika hormon seimbang, justru kista atau miom akan kempis dengan sendirinya.

Pengangkatan Rahim

Ini satu-satunya jalan terakhir jika dua jalan pengobatan di atas masih belum cukup ampuh untuk mengobati kista dan miom, tetapi justru jalan yang satu ini lebih aman untuk mencegah kista dan miom menyebar kemana-mana, hanya saja setelah rahim diangkat, tidak mungkin bisa hamil lagi, inilah yang seringkali dihindari pasangan muda.
Nah, demikianlah artikel dari kami www.obatgatal2.com dengan bahasan tanda-tanda ataupun ciri-ciri penyakit kista dan miom di dalam rahim dan payudara wanita, agar setiap wanita peduli dengan kesehatan, terutama pada alat reproduksinya
Loading...
Previous Post
Next Post

0 komentar: