Minggu, 18 September 2016

Larangan/Pantangan Cacar Air yang harus dihindari saat cacar air Dan Yang Dianjurkan Untuk Pengobatannya

Baca lagi:
Pengertian Cacar air adalah sebuah penyakit yang harus dialami oleh semua orang, terjadi hanya satu kali seumur hidup dan biasanya terjadi pada saat usia di bawah 10 tahun. Kalaupun ada orang dewasa yang mengalami cacar air, biasanya adalah mereka yang belum mengidap cacar pada saat mereka kecil dan jumlahnya sangat sedikit. Orang yang sudah pernah mengidap cacar air, kecil kemungkinan tertular kembali, terlebih jika sistem imun tubuh yang dimiliki sangat kuat.

Larangan/Pantangan Cacar Air yang harus dihindari saat cacar air Dan Yang Dianjurkan Untuk Pengobatannya

Penyakit cacar ini disebabkan oleh sebuah virus yang dinamakan Varisela Zoster, dengan gejala umum yang berupa ruam merah pada kulit yang kemudian akan berubah menjadi bintil-bintil merah, berisi cairan yang disertai rasa gatal yang luar biasa. Tetapi kelak bintil yang berisi cairan tersebut akan mengering dengan sendirinya, kemudian berubah sedikit demi sedikit menjadi koreng-koreng di permukaan kulit dan akhirnya terkelupas dalam kurun waktu seminggu hingga paling lama dua minggu. 

Bagian-bagian kulit yang biasanya ditumbuhi bintil-bintil berisi cairan tersebut adalah seluruh wajah, bagian tersembunyi seperti belakang daun telinga atau leher, lengan dan juga kaki, bahkan samai ke kulit kepala. Adanya rasa gatal yang bercampur perih di sekitar bintil, akan membuat pasien cacar air tak tahan untuk menggaruk dan berakibat pecahnya bintil yang kemudian berefek buruk pada kulit. Bekas bintil yang pecah karena digaruk (atau dipecahkan) akan meninggalkan bekas lubang pada permukaan kulit yang tak akan kembali normal. Karena itu, pasien yang berusia di bawah sepuluh tahun harus diawasi dengan baik, supaya tidak kecolongan menggaruk bintil cacar mereka. 

Memang tidak ada langkah-langkah penanganan khusus untuk mengobati penyakit ini, adapun tujuan pengobatannya adalah untuk mengurangi gejala yang muncul. Ada dua jenis obat yang memang biasa digunakan sebagai penanganan, yakni paracetamol yang berfungsi untuk menurunkan demam yang mengiringi cacar, serta losion atau bedak kalamin yang memberi efek dingin dan bisa mengurangi rasa gatal yang timbul di permukaan kulit.
Larangan/Pantangan Cacar Air yang harus dihindari saat cacar air Dan Yang Dianjurkan Untuk Pengobatannya

Cacar Akan  Sembuh dengan Sendirinya?

Walau ada pasien cacar yang sembuh sendirinya tanpa adanya penanganan medis, akan tetapi tak sedikit yang perlu penanganan medis supaya bisa lekas sembuh, terutama apabila anak yang tertular cacar mengalami infeksi pada bintil-bintil di kulit mereka atau anak mengalami sesak napas dan dada yang terasa sakit. Jika demikian, segera hubungi dokter untuk melakukan tindakan medis.

Yang harus dikhawatirkan justri pengidap cacar di usia dewasa, mereka cenderung berisiko mengalami komplikasi. Tetapi risiko itu bisa dihindari apabila obat penangkal virus diberikan pada tahap awal penyakit. Wanita hamil dan bayi yang baru lahir juga berisiko tinggi tertular cacar, terutama apabila mereka tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang terjaga dengan baik. Baik bayi yang baru lahir maupun ibu hamil perlu mendapatkan bantuan medis secepatnya setelah mereka positif terpapar virus cacar air.

Makanan untuk penyakit cacar air

a. Makanan yang baik untuk penderita cacar air
Mari kita mulai dengan makanan yang disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita cacar air terlebih dulu. Berikut beberapa di antaranya;

b. Buah yang baik untuk penderita cacar air
Buah-buahan yang mengandung banyak vitamin C sangat baik untuk penderita cacar air. Pasalnya, buah dengan vitamin C dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh penderita cacar air sehingga dapat mengurangi gejala cacar air yang ditimbulkan. Dalam hal ini, konsumsi buah jeruk segar atau jus jeruk sangat disarankan. Akan tetapi disarankan untuk tidak memakan buah dengan rasa asam karena akan memperburuk keadaan.

C. Minuman yang dianjurkan saat cacar air
Beberapa jenis herbal teh yang berasal dari chamomile, kemangi, dan kayu manis bisa menjadi pilihan yang baik untuk penderita cacar air. Pasalnya, penderita cacar air rentan sekali dengan kehilangan nafsu makan yang pada kelanjutannya akan menyebabkan dehidrasi. Makanan sehat untuk cacar air yang disebutkan sebelumnya bisa menjadi salah satu solusi alternatif yang baik untuk penderita.

d. Makanan yang baik untuk penderita cacar air lainnya
Makanan lain yang dapat dikonsumsi oleh penderita cacar air adalah tahu, kenari, wortel, jahe, bawang putih, blueberry, buah bit, kacang mete, dan yang lainnya. Selain itu buah dan sayur yang mengandung banyak air seperti mentimun, semangka, kiwi, kubis, bayam, tomat, dan yang lainnya juga sangat dianjurkan.

Makanan yang dilarang untuk penyakit cacar air

Sebaliknya, penderita cacar air harus pandai dalam memilih makanan. Hindari konsumsi makanan yang akan membuat rasa sakit cacar air makin terasa nyeru . Makanan yang dapat menyebabkan inflamasi juga harus dihindari. Berikut adalah daftar makanan pantangan untuk penyakit cacar air:
1.    Makanan Ikan asin (bergaram)
2.    Daging
3.    Roti dan makanan yang membutuhkan proses berat
4.    Produk susu
5.    Junk food
6.    Makanan yang kaya lemak jenuh
7.    Makanan asam
8.    Makanan pedas
9.    Makanan yang mengandung arginin seperti kacang tanah, cokelat, biji-bijian
10.  Makanan yang mengandung lemak trans, dll
Hindarilah makanan diatas terutan ikan asin apalagi rebon udang karena akan menambah sakir dan nyeri cacar air yang anda alami saat ini.

Larangan dan Pantangan Untuk Pasien Cacar Air yang harus dihindari saat cacar air

Untuk pengobatan lanjutan dari pasien cacar, ada beberapa larangan atau pantangan yang harus dipatuhi oleh para pasien supaya tidak terjadi infeksi atau komplikasi penyakit. Silahkan disimak larangan penderita cacar air nin:
  1. Tidak boleh keluar rumah. Hal ini dimaksudkan supaya virus cacar tidak menyebar ke lingkungan sekitar. Selain itu, kondisi tubuh penderita cacar lebih lemah dibandingkan dengan mereka yang tidak sedang mengidap cacar, maka artinya penderita cacar berisiko lebih tinggi terpapar virus lain dan mengakibatkan komplikasi penyakit yang lebih serius lagi.
  2. Hindari hawa dingin. Jangan keluar rumah di pagi hari atau malam-malam, sebab hawanya lebih dingin dibandingkan waktu-waktu yang lain. Apalagi jika menyengajakan diri pergi atau berada di lingkungan yang memiliki suhu dingin dalam waktu yang lama, akibatnya adalah muncul bintil yang lebih banyak dan rasa gatal serta perih yang makin merajalela.
  3. Jangan pakai barang milik bersama. Jika tinggal bersama dengan keluarga besar, biasanya ada barang-barang yang bisa digunakan bersama, misalnya selimut, sapu tangan atau bahkan handuk. Apabila ada anggota keluarga yang mengidap penyakit ini, pastikan perlengkapan mandi dan juga pakaiannya tidak digunakan bersama, supaya virusnya tidak tertular pada anggota keluarga yang lainnya.
  4. Jangan menggaruk atau memecahkan bintil. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, menggaruk atau memecahkan bintil cacar akan mengakibatkan iritasi pada kulit dan juga akan meninggalkan bekas lubang di permukaan kulit. 
  5.  Hindari makan gorengan, atau makanan yang mengalami proses goreng. Menyantap makanan yang berminyak akan membuat ruam pada kulit menjadi lebih sensitif dan sulit mengering. Selain itu menghindari makanan atau minuman yang berbahan dasar susu juga berperan penting dalam percepatan penyembuhan cacar. Keju, susu dan mentega akan membuat permukaan kulit lebih lembab dan berminyak sehingga membuat kulit yang berbintil berisiko terkena alergi atau penyakit kulit lainnya.
  6. Jangan makan yang amis. Hindari daging, olahan kulit dan lemak-lemak sapi atau kambing. Sebab semuanya akan membuat tubuh terasa panas dari dalam, sementara pasien cacar mengalami demam tinggi, dan makan makanan amis akan memperburuk keadaan. Itulah enam pantangan penderita cacar air. Berikutnya adalah anjuran. Berapa lama harus anda hindari Baca batasannya di Masa Dan Cara Penularan Penyakit Cacar Air Serta Berapa Lama Cacar Air Sembuhnya?.

Anjuran Pengobatan Cacar Air

Berikut ini beberapa anjuran cacar air yang mesti anda lakukan.

  1. Buat pasien selalu beristirahat, menjaga pola makan mereka dengan hanya menyantap makanan yang dikukus atau direbus serta menghindari makanan yang rasanya tajam.
  2.  Berikan asupan nutrisi yang diperlukan, bisa mengkonsultasikan hal ini terlebih dahulu pada pihak medis.
  3. Penderita cacar boleh saja mandi, asal mandi dengan menggunakan sabun antibiotik dan selepas mandi menggunakan losion kalamin yang akan meringankan rasa gatal.
  4.  Periksakan ke dokter secara berkala, terutama apabila tidak ada tanda-tanda kemajuan pada ruam atau bintil yang muncul pada permukaan kulit.
  5.  Lepaskan pemakaian bedak, terutama bedak tabur setelah bintil-bintil mulai pecah, sebab bedak tabur malah akan membuat daerah perluasan virus semakin lebar ke bagian kulit yang masih sehat.
  6. Jagalah kebersihan kulit penderita. Dalam hal ini, penderita juga harus memiliki kesadaran akan penyakit yang tengah mereka derita. Penyakit cacar ini berhubungan erat dengan kebersihan kulit, jadi pastikan selalu mandi dengan menggunakan sabun antibiotik, kalau perlu air yang akan digunakan mandi pun disterilkan dengan menggunakan cairan antiseptik yang banyak dijual di pasaran.
Merawat pasien cacar tidak seberapa sulit, sebab cacar air tidak menimbulkan gejala-gejala serius seperti halnya penyakit lain. Akan tetapi tak ada salahnya untuk selalu waspada, pastikan panas tubuh pasien yang demam tetap dalam tahap normal dan tak bergejala kejang, usahakan supaya demam mereka cepat reda dengan memberikan banyak air putih. 

Kemudian cek selalu kondisi kulit dan bintil yang timbul, serta jaga kebersihan kuku, jangan sampai terlalu panjang karena dikhawatirkan bisa menyebabkan lecet saat menggaruk. Setelah sembuh, berikan salep khusus penghilang bekas luka untuk mempercepat pemulihan kondisi kulit pasca cacar air.Sekian dari kami www.obatgatal2.com. Jangan Lupa Like ya!
Loading...
Previous Post
Next Post

0 komentar: