Minggu, 18 September 2016

Mengenal Pantangan, Pengobatan, dan Gejala Cacar Air Pada Orang Dewasa Dan Anak

Baca lagi:
Penyakit cacar air adalah sebuah penyakit yang biasanya diderita anak-anak berusia di bawah 10 tahun. Tetapi ada pula orang dewasa yang mengalami cacar air. Bahkan umumnya, hampir semua orang pernah mengalami penyakit ini. 

Secara umum, penyakit cacar air dikenal dengan munculnya bitnik merah atau ruam pada kulit. Penyakit yang menyebabkan ruam kemerahan yang melepuh pada kulit, disertai dengan gatal, kelelahan, demam bahkan tubuh menjadi lemas.

Mengenal Pantangan, Pengobatan, dan Gejala Cacar Air Pada Orang Dewasa Dan Anak

Dalam artikel ini akan membahas tentang gejala cacar air pada orang dewasa dan anak-anak. Sehingga nantinya akan dapat memudahkan proses penyembuhan penyakit cacar air.
Mengenal Pantangan, Pengobatan, dan Gejala Cacar Air  Pada Orang Dewasa Dan Anak

Pantangan Bagi Penderita Cacar Air Pada Anak-Anak dan Orang Dewasa

Dalam hal ini ada beberapa aktifitas dan makanan yang pantang dilakukan oleh penderita penyakit cacar air, yaitu:

Pantangan cacar air

1. Hindari beraktifitas terlalu banyak di luar rumah
2. Jangan berdekatan dengan orang lain
3. Hindari bergantian pakaian dengan orang lain dan memakai pakaian ketat
4. Jangan terlalu sering terkena air dan hindarilah angin
5. Hindari memecah dan menggaruk bintil cacar

Pantangan makanan cacar air

6. Hindari Makanan berminyak dan makanan hasil olahan terigu/gandum
7. Produk Susu dan junk food
8. Makanan Berbau Amis
9. Cokelat, kopi dan buah citrus

Pengobatan Bagi Penderita Cacar Air Orang Dewasa Dan Anak-Anak

Pengobatan cacar air orang dewasa dan anak bisa anda lakukan merubah aktivitas buruk yang selama ini anda langgar , selain itu bisa juga dengan mangkonsumsi makanan terten dan juga obat cacar air , untuk leibih jelsanya lihat dibawah ini:

1. Istirahat di rumah
Jika seorang anak sedang menderita cacar air, suruhlah ia untuk beristirahat di rumah. Dikarenakan orang yang terkena cacar mudah lelah seperti anemia, maka dengan beristirahat akan memulihkan tenaganya.

2. Mencukupi cairan di dalam tubuhnya
Anak yang mengalami demam akibat cacar air bisa diobati dan diringankan dengan cara mengkonsumsi cairan yang cukup ke dalam tubuhnya.

3. Mengkonsumsi jus buah strowberi, kiwi, jeruk, dan pepaya
Juas buah banyak mengandung mineral dan serat yang dapat menghilangkan cacar air dan rasa gatal yang ada pada kulit. Sebaiknya memberikan minimal empat gelas jus buah dalam sehari.

4. Mengkonsumsi sayuran mengandung vitamin c
Beberapa sayuran yang mengandung vitamin C adalah sayuran bayam, brokoli, kangkung dan yang lainya.

5. Mengkonsumsi teh herbal
Dengan mengkonsumsi teh herbal, anak akan mudah tidur sebab rasa perih akibat radang tenggorokan sedikit menghilang akibat mengkonsumsi teh herbal. Untuk menambah stamina bagi anak anda, dapat pula menambahkan madu asli ke dalam teh herbal tersebut.
6. Mengolesi kacang hijau
Tumbuk kacang hijau yang sudah direndam selama semalam. Lalu lanjutkan dengan mengolesinya ke seluruh tubuh penderita cacar air. Diamkan selama 20 menit, setelah itu bilas dengan air hangay

7. Mengkonsumsi air rebusan ramuan
Siapkan 15 gram kencur, 25 gram temulawak, 15 gram asam jawa dan 600 cc air. Potong dan rebus semua bahan-bahan. Minum air rebusan sebanyak tiga kali sehari.

8. Menggunakan bubuk lada
Oleskan bubuk lada ke seluruh tubuh penderita cacar air. Penggunaan bubuk lada hanya dapat diberikan kepada orang dewasa. Karena bubuk lada akan terasa sangat panas pada bagian tubuh yang diolesi.

9. Mengolesi jagung muda
Parut jagung muda yang masih segar. Oleskan hasil parutan tadi ke seluruh tubuh. Diamkan selama beberapa jam, biarkan mengering.

10. Mengkudu
Buah mengkudu yang sudah matang dapat dikonsumsi dalam bentuk jus atau direbus menjadi ramuan.

11. Madu asli
Madu asli dapat digunakan untuk menghilangkan luka bekas cacar air.

12. Mengkonsumsi obat Parasetamol dan Antihistamin

13. Mengolesinya dengan krim Asiklovir
Selain tersedia dalam kemasan krim, obat ini juga ada yang dalam bentuk obat oral. Sama halnya dengan krim asiklovir, obat ini juga bisa digunakan untuk menghindari penyebaran virus yang muncul dan ruam merah akibat cacar air. 

Berikut ini adalah dosis yang harus perhatikan ketika mengobati cacar air menggunakan obat asiklovir: Anak berusia 2 tahun dosisnya 20 mg dari berat badan anak. Jika anak memiliki berat badan lebih dari 40 kg, dapat diberikan obat asiklovir dengan dosis untuk orang dewasa.

Sedangkan dosis untuk orang dewasa yaitu sekitar 800 mg, dapat diminum sebanyak 4 kali dalam sehari atau 5 kali dalam sehari.

14. Gel lidah buaya
Cara penggunaan gel lidah puaya sangat mudah, yaitu dengan cara cucilah tangan terlebih dahulu menggunakan sabun agar kuman tidak menempel di tangan. Setelah itu oleskan gel lidah buaya ke kulit yang terdapat bintil cacar airnya. Diamkan beberapa menit sampai menering. Jika sudah mengering, mulailah dengan mengoleskan gel lidah buaya pada bagian tubuh lainnya yang terdapat bintil cacar airnya.
Dengan begitu, sisa-sisa dari krusta dapat menghilang sejalan dengan pemakain gel yang teratur.

Gejala yang Terjadi Pada Penderita Cacar Air Orang Dewasa Dan Anak-Anak

Pada permulaannya, penderita cacar air baik anak-anak maupun orang dewasa akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Gejala seperti ini memang terlihat sangat khas sebagai penyebab infeksi virus pada tubuh seseorang. 

Di bebarapa kasus yang dirasa lebih parah, penderita cacar cair dapat merasakan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing. Beberapa hari kemudian akan timbul ruam atau kemerahan pada kulit yang berukuran kecil. Biasanya, ruam atau kemerahan tersebut akan muncul pertama kali di sekitar dada dan perut bahkan punggung lalu diikuti dengan munculnya ruam lain di anggota gerak dan wajah.
Ruam pada kulit ini lalu akan berubah menjadi benjolan kecil berisi cairan kuning bening dengan dinding yang tipis. Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal-gatal sehingga dapat tergaruk dengan tidak sengaja. 

Jika benjolan kecil ini dibiarkan maka akan segera mengering membentuk krusta yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak di kulit yang lebih gelap atau dapat disebut pula dengan hiperpigmentasi. Bercak hitam ini lama-kelamaan akan pudar sehingga dalam beberapa waktu kemudian bekasnya akan menghilang.

Lain halnya jika benjolan kecil berisi cairan tersebut dipecahkan. Krusta akan segera terbentuk lebih cekung sehingga proses pengeringannya terjadi lebih lama. Kondisi seperti ini dapat memudahkan terjadinya infeksi bakteri pada bekas luka garukan yang telah terbuka tadi. baca juga Ciri Ciri Cacar Air Pada Orang Dewasa Dan Anak , akan Sembuh dan Sudah Sembuh

Setelah mengering, bekas cacar air yang telah digaruk tadi akan menghilangkan bekas yang dalam. Terlebih lagi jika penderita cacar air adalah remaja atau orang dewasa, bekas krusta tersebut akan lebih sulit lagi dihilangkan.

Secara umum pantangan, pengobatan, dan gejala cacar air pada orang dewasa dan anak memiliki kesamaan. Biasanya, anak-anak akan lebih sulit penangannya dibandingan orang dewasa. Apalagi dalam proses pengobatannya, anak-anak akan lebih sering berkeinginan untuk menggaruk krusta yang terasa gatal. Hal tersebut akan memperparah timbulnya bekas cacar air.

Demikian artikel kesehatan dari www.obatgatal2.com tentang cacar air yang dapat kami sampaikan kepada Anda semuanya,semoga bermanfaat.
Loading...
Previous Post
Next Post

0 komentar: